DPRD KOTIM 

Ingin Daerah Maju, Musisi Lokal Juga Harus Diberdayakan

Sampit,-Musisi lokal harus diberdayakan, agar dunia musik tanah air bisa berkompetisi dengan baik di alam globalisasi industri musik yang terjadi saat ini. Hal itulah yang diterangkan Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Muhammad Shaleh menanggapi perkembangan musik lokal di daerah. Ia menerangkan, pemberdayaan musisi lokal bisa dimulai dari mana saja setiap daerah. Alasannya, selain memiliki style atau cara tersendiri dalam bermusik, para musisi lokal yang dulunya pernah berkembang di sampit juga terkenal dengan kualitas musikalitasnya. “Musisi harus diberdayakan secara ekonomi, kalau berhasil, ini bisa menjadi gerakan bersama untuk daerah lain seperti…

Selengkapnya
DPRD KOTIM 

Dua Desa di Tualan Hulu Tagih Janji PT TASK 1

Sampit,- Dua desa yaitu desa Mujam dan desa Sebungsu di kecamatan tualan hulu kabupaten Kotawaringin timur mempertanyakan Janji PT tunas agro subur kencana {task )1 merealisasi kan plasma (pola kemitraan ) yang pernah di sepakati bersama memalui notulen rapat di bagaian ekonomi Pemkab Kotim pada tahun 2014 lalu. “Ada dua desa di kecamatan tualan hulu yang saat ini masih menunggu janji PT task I saya pada saat itu masih menjabat sebagai kepala desa tumbang Mujam dan saat ini saya sudah jadi anggota dewan tak juga di penuhi oleh pT task…

Selengkapnya
DPRD KOTIM 

Bercocok Tanah Buah Bisa Datangkan Jutaan Rupiah

Sampit,- Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin timur Dadang H Syamsu mengatakan peluang usaha dengan modal kecil namun bisa mendatangkan kan uang hingga jutaan rupiah per pohon setiap panen. Menurut Dadang usaha perkebunan sudah jelas memiliki potensi besar sebagai sumber ekonomi keluarga. Kebun berarti luasan tanah dega ukuan besar yang bisa menjadi sangat produktif jika dikelola dengan baik dan ditanami jenis tanaman yang sedang sangat laku di pasar. “sebagai contoh di baamang hulu sejumlah kelompok tani desa tanah runtuh yang terkenal dengan durian mentega nya saat ini satu pohon setiap…

Selengkapnya
DPRD KOTIM 

Pemkab Kotim Diminta Beri Perhatian Khusus Terhadap DBD

Sampit- Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur diminta memberikan perhatian khusus terhadap demam bedarah dengue (DBD). Permintaan itu disampaikan Sekretaris Komisi III DPRD Kotim Hero Harapanno Mandouw saat ditemui wartawan, Rabu (16/1/2019). Ia menuturkan, Pemkab Kotim hendaknya lebih rutin melakukan pengasapan atau fogging di kawasan rawan yang berpotensi endemis DBD. “Pemkab dalam rangka pencegahan DBD hendaknya lebih mengutamakan daerah yang rawan. Apalagi kasus DBD ini menjadi siklus tahunan,” katanya. Politisi Partai Demokrat ini mengatakan, fogging harus dilakukan secara rutin dan terus-menerus. Tidak hanya cukup sekali pada saat musim DBD saja. Meski begitu,…

Selengkapnya
DPRD KOTIM 

Legislator Apresiasi Kinerja Kepolisian Gagalkan Peredaran Sabu di Kotim

Sampit, – Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotim, Parimus ,SE mengapresiasi atas kinerja jajaran Kepolisian Polres Kotawaringin Timur yang berhasil mengagalkan upaya peredaran sabu hampir seberat seperempat kilogram atau tepatnya sekitar 2 ons di Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotim. “Ini sudah yang kesekain kalinya diamankan dalam jumlah yang besar. Sebelumnya juga sempat diamankan sejumlah barang terlarang itu oleh pihak kepolisian, Kita sangat prihatin dengan adanya kasus ini,” kata Parimus, Kamis (17/1/2019) di Sampit. Menurut Parimus yang kini menjabat sebagai Ketua DPD Demokrat Kotim itu pun menegaskan, jika ingin…

Selengkapnya
DPRD KOTIM 

Ingat Peran Masyarakat Sangat Penting ! Dalam Musrenbang

Sampit,- Optimalisasi pembangunan daerah, bergantung pada partisipasi masyarakat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Sebab itu masyarakat memanfaatkan sebaik-baiknya momentum pelaksanaan musrenbang tahun 2019. Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua DPRD Kotim, H.Supriadi MT, menanggapi pembukaan Musrenbang di Kecamatan Baamang, Selasa (15/1/2019) kemarin. Ia mengatakan salah satu arena proses pengambilan keputusan secara partisipatif dalam kebijakan daerah adalah musrenbang. Dijelaskannya musrenbang merupakan arena strategis dalam merumuskan perencanaan pembangunan secara kolaboratif, dengan melibatkan tiga pilar pemerintahan, yaitu pemerintah daerah (eksekutif dan legislatif), masyarakat, dan dunia usaha. ”Musrenbang ini dilaksanakan dalam rangka mengefektifkan dan mengoptimalkan…

Selengkapnya
%d blogger menyukai ini: