DPRD KOTIM 

Selama Penanggulangan Covid-19 PDAM Dan PLN Diminta Jangan Tagih Biaya Kepelanggan

Sampit. Untuk membantu masyarakat ekonomi menengah ke bawah yang terkena dampak dari pandemi virus corona atau Covid-19, Wakil Ketua I DPRD Kotim, H.Rudianur, meminta Pemkab menyurati pihak PDAM dan PLN untuk memberikan keringanan terhadap biaya Tagihan selama dua bulan kedepan.

Dijelaskan Rudianur, pihaknya mendesak pemerintah daerah agar supaya segera berkoordinasi dengan pihak PDAM dan PLN perihal pembebasan atau pemberian keringanan tagihan bagi masyarakat Kotim yang ekonominya terkendala dampak dari virus corona.

“Kami juga berharap pihak PDAM dan PLN untuk bisa bekerjasama dalam menanggulangi wabah covid-19 bersama-sama dan bisa memaklumi situasi kondisi saat ini yang berdampak terhadap perekonomian masyarakat kotim terutama kalangan menengah kebawah,” jelas Rudianur, Sabtu (28/03/2020), kepada kaltengtoday.com di Sampit.

Kemudian lanjut dia, pihaknya meminta agar Pemkab Kotim bersama PDAM dan PLN untuk segera mendata masyarakat yang ekonomi nya secara khusus terkena dampak dan menengah ke bawah untuk diberikan keringanan jika perlu dibebaskan biaya tagihan air dan listriknya.

Politisi Golkar itu mengaku hingga saat ini, ada banyak masyarakat yang mengadu dan mengeluh akibat dampak dari virus corona ini terutama para pedagang dan pekerja, dikarenakan pengasilan mereka tersendat karena dampak dari virus corona ini.

“Sebab itu persoalan ini sebaiknya segera ditanggapi oleh pemerintah daerah, soal bagaimana nanti kedepan itu bisa dibicarakan bersama di lembaga DPRD Kotim yang terpenting masyarakat bisa tenang selama menghadapi masa krisis ekonomi saat ini,” Demikian Rudianur.

sumber : kaltengtoday.com

BERITA TERKAIT

One Thought to “Selama Penanggulangan Covid-19 PDAM Dan PLN Diminta Jangan Tagih Biaya Kepelanggan”

Leave a Comment