DPRD KOTIM 

Dewan Prihatin Kasus Jual Beli Lahan Bisa Berujung Kepidana

Sampit,- Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kotawarimgin timur Rimbun ST, mengaku prihatin atas kasus jual beli lahan empat warga Desa Tehang Kecamatan Parenggeran Kabupaten Kotawaringin timur dengan PT Katingan indah utam(KIU) Makin Gruop bisa berujung kepidana lantaran dituduh telah melakukan pemerasan terhadap perusahan yang bersangkutan.

“Saya baru dapat info jika saat ini ada empat orang warga desa tehang ditakap oleh pihak kepolisian jakarta utara belum lama ini dengan kasus dugan pemerasan padahal diketahui empat warga tersebut tengah menego sisasi soal ganti rugi lahan dengan PT KIU ,cukup aneh juga kalau dipikir,” ungkap Rimbun, Jumat (2/8/2019).

Rimbun juga mengatakan besar harapannya kepada pihak kepolisian jakarta utara supaya lebih adil dalam menangani kasus tersebut dengan melihat fakkta fakta yang sebenarnya supaya masyarakat tidak menjadi korban kriminalisasi yang tidak jelas keselahannya karena mereka hanya menuntut hak mereka sebagai pemilik tanah.

“Namun dalam kasus ini saya percaya kepada pihak kepolisian bisa bertindak profesional dalam menjalankan tugasnya dan bisa melihat siapa yang benar dan yang salahnya,” harap Rimbun.

Lebih lanjut legislator dari PDI Perjuangan ini juga mengatakan diirnya tidak bisa menjamin keamanan buat investor yang ada di daerah ini bila mana masyarakat selalu dikorbannya kaerna menutut hak nya karena dari informasi dilapangan ada ratusan warga dari desa tersebut berencana akan melakukn aksi demo dan menutup pabrik PT KIU tersebut nah itu ada buah kekesalan masyarakat disana.

Saya hanya menyaran kepada masyarakat yang berenacan demo ke PT KIU supaya tidak berbuat anarkis saja dan perusahaan diminta untuk bertanggung jawab jika daerah ini tidak aman,”tegas Rimbun.

BERITA TERKAIT

Leave a Comment