SUARA RAKYAT 

Diduga Terpapar Limbah, Ribuan Ikan mati di Das Sungai Desa Pondok Damar

Sampit,- Sejak Tanggal 1 Juli 2019 kemarin ribuan ikan di Das Desa Pondok Damar, tepatnya di Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur ditemukan mati membusuk. Diduga matinya ikan-ikan itu akibat tercemar limbah beracun dari perusahaan yang ada di sekitar desa.

Ikan-ikan sungai yang mati dan membusuk ini terlihat di DAS Sungai Desa Pondok Damar, Kecamatan Mentaya Hilir Utara sejak 1-9 Juli 2019. Matinya ikan-ikan ini menyebabkan kawasan di sekitar desa Pondok Damar diselimuti bau tidak sedap.

Ikan yang mendadak mati ini rata-rata ikan sungai berjenis Ikan Baung dan Ikan-Ikan Kecil lainnya. Selain itu juga terdapat juga kepiting sungai. Para warga setempat menduga banyaknya ikan mati ini akibat tercemar limbah beracun dari perusahaan sawit.

“Saya sudah melaporkan kejadian ini ke pihak terkait terutama dinas lingkungan hidup (DLH) Kabupaten Kotim namun kami masih menunggu hasil dari sampel air yang sudah diambil pihak DLH,” Kata Dimas, Kepala Desa Pondok Damar, dikonfirmasi via suler Selasa (9/7/2019).

Dikatakan Dimas kami bersama warga berharap hasil dari pemeriksaan sample air nanti bisa segera dibuka secara transparan oleh dinas lingkungan hidup (DLH) Kotim,”Kita harap hasilnya jangan dipermainkan jangan ada kongkalikong,” tegasnya.

Dia juga mengatakan indikasi sementara berdasarkan tinjauan dilapangan ada kemungkinan besar matinya ikan ikan tersebut dikarenakan limbah dari pabrik kelapa sawit terdekat yang sengaja dibuang kesungai.

“Kami menduga itu gara gara limbah pabrik terdekat jika ini memang benar maka perusahan yang bersangkutan harus bertanggung jawab sebab saat ini masyarakat yang tinggal di pinggir sungai merasa dirugikan karena kesulitan air bersih,” tuturnya.

Sementara itu seperti yang diketahui Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran, telah memerintahkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk segera turun kelapangan.”Saya juga sudah membentuk tim dari Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Perikanan untuk memeriksa itu,” kata Sugianto Sabran, di Sampit, Senin, 8 Juli 2019.

Dia meminta masyarakat bersabar untuk menunggu hasil pemeriksaan tim yang sudah dibentuk. Dan jika terbukti ada pencemaran dari limbah sawit, maka tindakan tegas akan diberikan.”kita tunggu hasil dri tim yang saya suruh cek jika terbukti itu harus ditindak tegas .”tutur Gubernur kalteng Sugianto.

BERITA TERKAIT

Leave a Comment