DPRD KOTIM 

Inflasi Dikotim Harus Diperhatikan

Sampit,-Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur H.Rudianur Mengatakan inflasi yang terjadi Kotawaringin timur wajib jadi perhatian serius oleh pemerintah daerah dan mencari tahu penyebabnya.

Pemerintah mestinya mengantisipasi dengan mengaktifkan Tim Pemantau Inflasi Daerah (TPID) untuk memantau inflasi kelompok bahan makanan . Beberapa komoditas yang akan diawasi adalah beras, bawang merah dan bawang putih dan komoditi lainya.

“Memang pada saat bulan puasa jika pemerintah daerah tidak benar benar melakukan pengawasan harga supaya tidak terjadi lanjakan harga akibatnya jelas akan tejadi inflasi Ada harapan deflasi seperti beras dan beberapa volatile food yang akan saling menutup. setelah lebaran ini infalsi harus turj dikotim jangan justru malah meningkat nanti nya,” ujar Rudianur.

Diketahui kenaikan hrga kebutuhan pokok dibulan puasa hingga lebaran tiba kemaren masih dirasakan masyarakat dikotawaringin timur oleh sebab itu pemda bersama intasi terkait diminta untuk segera melakukan tindak tindak guna menormaliasi harga haega ynag sudah terlanjut naik.

Semenstinya usai lebaran pun pemkab harus tetap poantau harga kebutuhan pokok dipasar jangan sampai inflasi ini terus terjadi hingga hari raya indul adha nanti dan hal ini benar sangat berpengaruh buruh terhdap ekonomi masyarakat .”ujarnya 11/6/2019.

Untuk Kenaikan dikotim berdasarkan data yang ada kenaikan indek kelompok bahan makanan yaitu 2.17persen sedangkan untuk trnfortasi ,komunikasi dan jsa keuanganb naik menjadi 2,02persen.

“Yang jelas inflasi ini jika dibiarkan tampa ada tindakan menormaliasi harga harga dipasaran maka akan terus terjadi nantinya oleh sebab itu diminta kepada bagian ekonomi pemkab kotimdan dinas terkait segera ambil langkah langkah kongkrit .”tutur Rudianur.

BERITA TERKAIT

Leave a Comment