DPRD KOTIM 

Waduh !!! Agen Diduga Jual Gas Elpiji Diatas HET

Sampit,- Sulit dicari dan mahal ketika ditemukan itu lah yang terjadi terhadap gas elpiji 3kg di Kabupaten Kotawaringin Timur.

Kendati demikian sampai sejauh ini tidak ada upaya yang di lakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan pihak penegak hukum di Kotim, untuk menyelidiki kelangkaan gas elpiji 3kg.

Seyogyanya gas elpiji 3kg diperuntukan untuk rakyat miskin sementara soal harga sejauh ini berdasarkan informasi yang dihimpun untuk di tingkat enceran saja sudah mencapai Rp 45.000/tabung ukuran 3kg.

“Kami sudah membeli diagen Rp 35ribu maka jual Rp 45 di enceran ini pun cuma dapat 5tabung saja,” ujar salah seorang pemilik kios diketapang yang tidak mau namanya di sebut itu.

Sementara dikonfirmasi Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin timur Jainudin karim mendesak kepada pemeritah daerah dan pihak penegak hukum untuk turun kelapangan guna memantau situasi harga gas Elpiji dan menyelidiki jika itu benar maka tindak tegas saja para agen yang menjual melampaui Harga enceran tertinggi yang hanya Rp 17.500/tabung itu.

“Kalau dijual melampaui het jelas itu pelanggaran itu bisa di pidana karena sudah ada Het nya dan itu adalah barang bersubsidi dari pemerintah,” tegas Jainudin Karim, Jumat (7/12/2018) disampit.

Politisi partai gerindra ini menduga ada permainan oknum-oknum tertentu dibalik kelangkaan sekaligus tidak seragamnya harga gas elpiji 3kg, sebab itu pemerintah daerah bersama dengan aparat penegak hukum harus mencari tahu penyebabnya.

“Jangan sampai terus menerus dibiarkan kasian masyarakat kita dipermainkan dengan harga yang tidak wajar dan melebihi batas ketentuan harga eceran tertinggi (HET) untuk gas elpiji 3kg,” Demikian Jainudin.

BERITA TERKAIT

Leave a Comment

%d blogger menyukai ini: