DPRD KOTIM 

Sulap Truck Jadi Angkutan Karyawan, Pemkab dan Aparat Diminta Tindak Perusahaan

Sampit,- Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotawaringin Timue, mendesak Dinas Perhubungan (Dishub) bersama Satlantas Polres Kotim, agar segera melakukan penertiban terhadap aktivitas truk modifikasi yang disulap jadi angkutan orang atau karyawan di perusahaan sawit.

“Kita minta aparat terkait baik dari Dinas Perhubungan dan Kepolisian, untuk segera bertindak dan menertibkan truk angkutan barang yang di jadikan angkutan orang atau pekerja perusahaan. Karena ini sudah menyalahi aturan yang ada,” ujar anggota Komisi IV DPRD Kotim Muhammad Shaleh, Jumat (7/12/2018).

Apalagi diakui politisi PAN itu, sudah banyak pekerja mengalami kecelakaan saat mengunakan mobil angkutan barang yang disulap jadikan angkutan karyawan. Bahkan ada yang meninggal dunia, saat ke celakaan, setelah standar pengamanan tidak dilengkapi untuk angkutan orang.

“Berapa banyak lagi karyawan yang harus mengalami kecelakaan, kalau standar kenderaan angkutan yang mereka gunakan tidak sesuai. Bayangkan belasan orang harus berdesak-desakan dengan truk yang dimodifikasi untuk kegiatan penyemprotan dengan tangki kecil dipekerbunan sawit saat pergi kerja. Ini sudah menyangkut sisi kemanusiaan seorang pekerja yang harus jadi perhatian bersama,” tegas Shaleh.

Untuk itu Ia, meminta pihak perusahaan jangan hanya sekedar mengejar ke untungan semata-mata, tanpa memperhatikan kelayakan angkutan dan transportasi karyawan atau pekerja mereka, dengan memanfaatkan mobil angkutan barang di jadikan angkutan penumpang sekaligus untuk kegiatan perawatan kebun.

Berdasarkan UU 22 tahun 2009 tentang lalulintas angkutan tidak dibenarkan mobil barang mengangkat orang. Kecuali ada izin dari yg berwenang dan diawasi oleh dishub kab/kota. Tapi kondisi mobil angkutan barang/truck dijadikan angkutan untuk orang di kabupaten Kotim telah lama berlangsung tanpa ada tindakan dari aparat terkait.

Sementara itu belum lama ini untuk kesekian kalinya truk yang memgangkut penumpang di kawasan perkebunan besar swasta (PBS) kelapa sawit di wilayah Kabupaten Kotim mengalami kecelakaan hingga makan korban meninggal dunia.

Diketahui kecelakan terjadi di lokasi Blok I 34-35 Divisi 1 PBS kelapa sawit PT. Kridatama Lancar KKE Minamas Group, Kelurahan Kuala Kuayan, Kecamatan Mentaya Hulu, pada Selasa (4/12/2018) sekitar pukul 15.15 Wib.

Informasi yang dihimpun truck dengan Nopol DA 9337 AS yang mengalami kecelakan tersebut, diketahui sudah dimodifikasi sebagai truck semprot dengan tangki kecil bermuatan air hingga 1.500 liter.

Akibat kejadian tersebut, 12 orang penumpang karyawan bagian penyempritan termasuk sopir mengalami luka-luka, satu diantaranya meninggal ditempat kejadian.

BERITA TERKAIT

Leave a Comment

%d blogger menyukai ini: