PEMKAB KOTIM 

BPBD Kotim Bakal Gencar Sosialisasikan Karhutla

Sampit, – Pemerintah Daerah melalui Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) akan terus secara berkesinambungan gencar menggelar sosialisasi tentang bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Timur. Hal ini dilakukan guna memberikan edukasi tentang kebencanaan bagi masyarakat.

Penanganan bencana merupakan perwujudan fungsi Pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, kegiatan ini adalah merupakan suatu kegiatan terpadu yang melibatkan masyarakat secara aktif.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur adalah instansi pemerintah yang bertanggung jawab penanggulangan bencana di Kabupaten Kotawaringin Timur, dalam merencanakan, melaksanakan dan mengkoordinir penanggulangan bencana sebelum bencana tersebut datang.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kotim Ir. M. Yusuf. MT, melalui Plt. Kabid Darlog BPBD Kotim Admadi Sastra, SE, MM menjelaskan wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah memiliki kondisi geografis, geologi, hydrologis dan demografis yang memungkinkan terjadinya bencana, baik yang disebabkan oleh faktor alam, non alam maupun faktor manusia.

“Yang bisa menyebabkan timbulnya korban jiwa manusia dan dampak psikologis yang dalam keadaan tertentu dapat menghambat pembangunan Kabupaten Kotawaringin timur khususnya dan nasional pada umumnya,” kata Admadi Sastra, Jumat (30/11/2018) di Sampit.

Dijelaskanya Kabupaten Kotawaringin Timur setiap tahun mengalami kejadian yang memicu terjadinya bencana seperti bencana asap akibat kebakaran lahan hutan dan kebun, banjir, abrasi, angin puting beliung, wabah penyakit dan kekeringan tidak dapat diprediksi dan datang kapan saja, yang menimpa siapa saja dan dimana saja.

“Walaupun tidak dapat dicegah namun dapat dipersiapkan sejak dini guna mengurangi dampak dan kerugian baik harta benda, jiwa maupun penghidupan, sehingga membutuhkan penanganan dan koordinasi yang baik agar dapat memberikan bantuan darurat yang cepat dan tepat melalui kegiatan sosialisasi yang BPBD terus lakukan,” ungkapnya.

Panitia pelaksana kegiatan sosialisasi ini juga menuturkan, guna mengantisipasi hal sejumlah bencana itu perlu menyiapkan pelatihan bersama antar instansi atau organisasi terkait sehingga dapat meningkatkan ketrampilan dan koordinasi pada saat kejadian khususnya bencana kebakaran lahan dan hutan sehingga penanggulangan kebakaran lahan dan hutan dapat dilaksanakan secara cepat, terencana, terpadu, terkoordinasi dan menyeluruh dan selalu siaga setiap saat.

“Kita sudah merencanakan untuk melaksanakan kampanye siaga penanggulangan bencana kebakaran lahan dan hutan yang pesertanya berasal dari instansi pemerintah, instansi swasta, pelajar, mahasiswa dan organisasi masa masyarakat (ormas), hal itu bertujuan agar setiap individu memiliki pengetahuan, sikap dan keterampilan yang baik sehingga mampu bekerja menangani bencana setiap saat di seluruh wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur,”Demikian Admadi.

BERITA TERKAIT

Leave a Comment

%d blogger menyukai ini: