DPRD KOTIM 

Jhon “19 Tahun Saya Di PDI Perjuangan”

Sampit,-Meskipun sudah dipastikan tidak bisa ikut bertarung dalam Pemilihan Legislatif , di pemilu tahun 2019 nanti. Jhon Krisli sudah menyatakan sikap politiknya dengan tegas.

Hasil wawancara awak media Kamis , (2/8/2018) tadi siang, Jhon sudah memastikan, bahwa dirinya tidak akan meninggalkan PDI Perjuangan. Pria yang masih menjabat sebagai Ketua DPRD Kotim inipun menyatakan hal yang dialaminya saat ini adalah hal yang biasa dalam dunia perpolitikan.

“Ini hal yang biasa dalam dunia politik, namun selagi kita bisa mencari keadilan dan juga kepastian, wajar saja, selama itu tidak bertentangan dengan kebijakan partai,” Ungkapnya.

Berdasarkan penuturannya, Jhon mengakui sudah mendarah mendaging dengan Partai PDI Perjuangan. Dirinya tidak akan hengkang dari Parpol yang sudah membesarkan namanya dalam dunia politik khususnya di Kotawaringin Timur ini.

“Saya memulai karir di PDI P, dari bawah, sudah 19 tahun sampai dengan saat ini, jadi tidak ada alasan kuat bagi saya untuk meninggalkan PDI Perjuangan, kalau selama ini publik melihat saya main ke parpol lain, itu hanya sebatas silaturahmi, bagaimanapun saya selaku ketua DPRD Kotim, juga berkewajiban membina partai-partai lainnya,” Tukasnya.

Sikap tegas Jhon, juga didasari atas rasa terima kasihnya kepada PDI Perjuangan yang menurutnya sudah banyak mengembangkan potensi-potensi anak muda atau putera daerah, salah-satunya dirinya yang kini sudah menjadi orang besar di kalangan Legislatif di Kabupaten Kotawaringin Timur.

“Saya sendiri memulai karir dari tahun 1999, sampai saat ini, mulai dari menjabat Ketua Ranting di desa, sampai duduk di kursi legislatif, 15 tahun pengabdian di legislatif, dan 19 tahun di Parpol,” Urainya.

Tidak masuk dalam bursa Pencalegkan tahun 2019 inipun menurut Jhon, bukan berarti menghentikan karir politiknya. Karena menurutnya kebijakan parpol memang wajib di taati, menyesuaikan kepentingan partai secara umumnya.

“Tidak ada yang salah dengan kebijakan partai, tetapi peluang oknum bermain, menggunakan kesempatan tersebut yang kita cari sisi keadilannya,dalam dunia politik semua itu wajar, tetapi apabila kita duduk diam, artinya kita bukan sosok politikus yang bisa bertanggungjawab,” Tutupnya.

BERITA TERKAIT

Leave a Comment

%d blogger menyukai ini: