DPRD KOTIM 

Dana Desa Dipangkas, Penghasilan Kades Kena Imbas

Sampit,- Penghasilan Tetap (Siltap) Kepala Desa di Kotim yang merujuk pada peraturan bupati (Perbub) yang baru akan mengalami penurunan, hal ini disebabkan karena dikuranginya anggaran Dana Desa (DD) oleh pemerintah pusat yang mengikuti kajian dari beberapa kriteria desa.

Seperti yang disampaikan oleh Anggota Komisi I DPRD Kotim, Syahbana SP, Senin (24/4/2018). Menurutnya Siltap atau penghasilan tetap setiap kepala desa maupun gajih karyawan dibawahnya harus menyesuaikan dari kucuran Dana Desa yang mana sifatnya meliputi dari hasil anggaran yang di peroleh oleh desa masing- masing.

“Dana keseluruhan DD untuk Kotim ini di pangkas oleh pemerintah pusat, karena disesuaikan dengan jumlah penduduk masing-masing desa,” ungkap Syahbana.

Politisi Partai Nasdem Kotim ini juga menjelaskan, saat ini proses pelaporan untuk dana desa di Kotim sudah berbasis dalam sistem online sehingga mempermudah pekerjaan masing-masing pemerintah desa.

“Memang tidak semua desa yang di pangkas, karena pemerintah pusat memiliki kreteria sendiri untuk pengalokasian dana desa, yakni ada kriteria desa miskin, dan pula kreteria desa membangun,” jelasnya.

Syahbana menekankan sedikitnya ada sekitar Rp. 4,3 miliar anggaran dana desa tahun ini akan berkurang, namun khusus untuk dua kriteria desa diatas dia akan di prioritaskan untuk mendapatkan dana desa yang lebih besar dari desa lainnya.

“Pembagiannya memang tidak merata, kalau kriteria desa miskin dia mendapatkan anggaran yang cukup besar sama halnya dengan kreteria desa membangun,” Demikian Syahbana.

BERITA TERKAIT

Leave a Comment

%d blogger menyukai ini: