DPRD KOTIM 

Legislator Ingatkan Kades Hati-Hati Gunakan Dana Desa

Sampit, – Ketua Komisi I DPRD Kotawaringin Timur, Kalteng Handoyo J Wibowo mengingatkan kepada seluruh kepala desa untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD).

“Pengawasan penggunaan DD dan ADD sekaraang semakin ketat, tidak hanya polisi, namun juga ada dari kejaksaan bahkan lembaga swadaya masyarakat,” katanya di Sampit, Kamis (12/4/2018).

Handoyo berharap dengan banyaknya pihak yang mengawasi penggunaan DD dan ADD diharapkan kepala desa bisa lebih hati-hati dan todak sembarangan.

“Yang jelas kami ingin kedepannya tidak ada lagi kepala desa yang terjerat hukum karena gara-gara DD dan ADD,” tegasnya.

Handoyo minta seorang kepala desa harus menguasai aturan agar tidak terjerat hukum dalam menggunakan anggaran dan melaksanakan program pembangunan desa.

Kepala desa hendaknya juga mendata seluruh aset yang di miliki desa agar tidak di salah gunakan pihak lain.

“Dalam menyusun APBDes juga jangan sembarangan harus sesuai dengan kebutuhan, serta haris sesuai dengan petunjuk teknis (Juknis) dan petunjuk pelaksanaan (Juklak). Dan yang tidak kalah pentingnya adalah melibatkan masyarakat desa,” terangnya.

Kepala desa juga haris bisa merangkul semua pihak, terutama dengan badan pemusyawaratan desa (BPD) karena mereka adalah bagian dari masyarakat desa.

“Dana desa harus untuk memenuhi kebutuhan masyarakat desa, untuk infrastruktur, BUMDes, pengelolaan perikanan maupun sektor perkebunan,” jelasnya.

Lebih lanjut Handoyo mengatakan, DD untuk Kotawaringin Timur 2018 mengalami penurunan sebesar 4,3 persen dan ADD sebesar 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Atau dari Rl133 miliar menjadi Rp129 miliar.

BERITA TERKAIT

Leave a Comment

%d blogger menyukai ini: