SUARA RAKYAT 

Gas LPG 3Kg Punah Warga Menduga Ada Oknum Bermain

Sampit,- Beberapa hari belakangan ini warga Kota Sampit mengeluh soal kelangkaan gas elpiji 3 Kg. Bahkan akibat kelangkaan tersebut muncul kecurigaan warga adanya oknum-oknum pangkalan yang bermain dengan pihak pengecer selama ini.

Seperti yang disampaikan oleh Ema Kadarwaty (37) Warga Perum Pembina ini mengaku sangat kesulitan mencari gas elpiji ditingkat agen, sementara hanya ada dijual ditingkat pengecer dengan harga yang jauh lebih mahal.

“Biasanya kami beli di pangkalan, tapi belakangan kami heran setiap kali gas masuk ditingkat pangkalan masak langsung habis gitu, kalau masyarakat yang beli tentu kelihatanlah antrinya ini, kita curiganya oknum pangkalan menjual ke pihak pengecer dan mereka dapat untung lagi,” ungkap Ema, Senin (12/4/2018)

Pasalnya menurut pengakuan Ema lagi untuk satu tabung gas elpiji 3 kg yang biasanya dibeli ditingkat agen hanya Rp. 20 ribu, ditingkat pengecer bisa mencapai Rp. 30 ribu per tabung.

“Ini kita hanya menduga, kenapa gas ini bisa kosong ditingkat pangkalan karena bisa aja oknum pangkalan bermain, biasa kalau jual dengan masyarakat langsung hanya Rp. 20 ribu per tabung, kalau mereka jual dengan pengecer lebih dari 20 ribu per tabung saja udah berapa keuntungan mereka, lalu pihak pengecer jual lagi dengan harga yang lebih mahal,” ungkapnya.

Bahkan yang herannya lagi, gas elpiji 3 kg yang dijual oleh pengecer seperti warung dan toko harian ini ternyata juga dijual oleh warga rumahan yang tidak memiliki usaha apapun, dan hanya diketahui oleh orang-orang tertentu saja.

“Inikan ada yang aneh,” tambah Ema.

Tidak hanya Ema, Warga Lainnya yakni Syafa Anggraini juga mengaku kesulitan mencari gas elpiji 3 Kg. Beberapa hari terakhir warga perum tidar ini mengaku kesulitan mencari gas, keliling Kecamatan Baamang udah dicari ngak ada, meskipun ada tapi harganya mahal sekali.

“Kalau gas 12 Kg sama gas yang 5 kg yang warna pink banyak kita temui, tapi yang 3kg warna melon susah sekali ditemui, susah kalo begini sudah harga sembako mahal mau beli gas di pengecer juga mahal, jadi Pemerintah tolonglah apa solusinya,” pungkasnya.

BERITA TERKAIT

Leave a Comment

%d blogger menyukai ini: