PEMKAB KOTIM 

Ini Dia !!! Janji Pemkab Kotim Untuk Infrastruktur Desa

Foto – Wakil Bupati Kotim, H.M Taufik Mukri, Sekda Kotim Halikinnor, dan Wakil Ketua DPRD Kotim H Supriadi MT, saat menghadiri Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD tahun 2019 nanti, di Aula kantor Bappeda, Rabu (14/2)

Sampit– Pemerintah Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur mengadakan Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) untuk tahun 2019 nanti, kegiatan tersebut diadakan di Aula kantor Bappeda, Rabu (14/2/2018).

Kegiatan itu juga mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kotim.

Dihadiri oleh Wakil Bupati Kotim, H.M Taufik Mukri, Sekda Kotim Halikinnor, Wakil Ketua DPRD Kotim H Supriadi MT, dan sejumlah kepala SOPD serta undangan lainnya.

Wakil Bupati HM Taufik Mukri mewakili Bupati H Supian Hadi S.Ikom dalam sambutannya menyampaikan kegiatan tersebut merupakan hal yang sangat prestesius dalam menjawab kebutuhan strategis daerah, diharapkan adanya peningkatan kualitas pelayanan daerah, dapat menciptakan penyediaan lapangan pekerjaan baru untuk memberikan kesejahteraan sosial buat masayarakat.

“Bappeda Kotim harus mampu mencermati RPJPN yang menjadi acuan Pemda KOTIM agar tidak adanya ketimpangan pembangunan, sehingga lahirnya pembangunan yang berkeadilan,” sampai Taufik Mukri

Dirinya juga menyampaikan pemerintah daerah akan mengedepankan pembangungan infrastuktur terutama di desa guna meningkatkan sektor pariwisata dan ekonomi melalui jalur perdagangan.

“Saat ini ada 15 desa yang belum terhubung akses darat, harapan kita Dinas Pekerjaan Umum melalui dana APBN dapat menganggarkan pembangunan infrastruktur di wilayah yang belum terhubung akses darat tersebut,” ujar Taufik

Taufiq juga mengatakan, pertumbuhan ekonomi di Kabupaten kotim ini semakin tahun semakin meningkat, sehingga diharapkan adanya percepatan penyerapan anggaran yang akuntabel dan efektif.

“Untuk percepatan pembangunan desa tidak cukup dengan layaknya infrastruktur saja, Tetapi harus lahirnya Sumbe Daya Manusia (SDM) yang berdaya saing dari masyarakat desa itu sendiri,”pungkasnya.

BERITA TERKAIT

Leave a Comment

%d blogger menyukai ini: