PEMKAB KOTIM 

Pemkab Kotim Fokus Bangun Infrastruktur Perdagangan dan Jasa

Sampit,- Pemerintah Kota Kabupaten Kotawaringin Timur, (Kotim), akan memfokuskan kegiatan pada pembangunan infrastruktur perdagangan dan jasa pada kawasan yang dianggap dapat berimplikasi pada kontribusi bagi sumber pendapatan daerah kota setempat.

“Pemkab Kotim beberapa tahun terakhir termasuk tahun 2017 ini masih memfokuskan program pembangunan sejumlah infrastruktur perdagangan, jasa dan daerah wisata,” kata PLT Sekertaris Daerah Halikinoor, Senin (4/11/2017).

Halikinoor merinci sejumlah pembangunan pasar dan ruko pusat perbelanjaan representative seperti Pasar di Taman Kota Sampit dan Penataan Kawasan Ikon Kota yang diperuntukan bagi fasilitas jasa perdagangan dan fasilitas wisata berbasis ekonomi.

Sehingga, semua fasilitas strategis ini diharapkan akan berimplikasi pada kontribusi bagi sumber-sumber pendapatan baru bagi daerah. Selain itu akan berdampak pada tumbuhnya simbul-simpul pertumbuh an ekonomi baru dan akan tercipta keseimbangan dan pemerataan pembangunan antar kawasan.

“Untuk itulah mengingat pentingnya kebijakan tersebut kami mengharapkan dukungan dewan, karena melalui kesamaan visi pembangunan sector perdagangan, jasa dan wisata yang sesuai potensi dan karakteristik Kotim maka kontribusi PAD dalam APBD diharapkan akan meningkat,” katanya.

Mengenai perhatian DPRD terhadap pengelolaan pendapatan daerah, kata Halikin, pihaknya melaku kan langkah-langkah perbaikan sistem pengelolaan, peningkatan sumberdaya manusia maupun efektifitas pengawasan karena tiga komponen utama ini berpengaruh terhadap kontribusi pendapatan.

Dia menambahkan, Pemkab saat ini tengah focus membangun sentra ekonomi di sejumlah pasar tradisional berbasis moderen, bahkan sejumlah sentra ekonomi tengah dibangun khususnya di kawasan taman kota sampit dan sejumlah titik lainnya, sehingga konsentrasi masyarakat tidak hanya ke satu pusat perbelanjaan saja.

“Memang kita menyadasari adanya sejumlah regulasi dan kebijakan pemerintah pusat sangat berimplikasi pada sejumlah penerimaan daerah, antara lain pada komponen pajak dan retribusi, meski demikian pemkab tetap optimisi bisa meningkatkan PAD dari sektor lainnya,” Demikian Halikin.

BERITA TERKAIT

Leave a Comment

%d blogger menyukai ini: