DPRD KOTIM 

Wakil Rakyat Kotim ini, Minta Siapakan Dana Untuk Tanggulangi Banjir Dalam Kota

Wakil Ketua DPRD Kotim, Supriadi MT

Sampit,-Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur H. Supriadi MT. S.Sos  meminta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kotim untuk menyiapkan dana sebesar 90 Milyar . Dimana dana ini akan digunakan khusus untuk penanggulangan banjir dalam kota yakni Kecamatan Mentawa Baru Ketapang dan Baamang.

“Dua Kecamatan ini harus bebas banjir , jangan sampai kalau nanti turun hujan deras , dua Kecamatanan dalam kota ini terjadi banjir,”ucapnya.

Menurut Supriadi  dana 90 milyar dengan alokasi dana 30 milyar untuk pembuatan kanal dan 60 milyar digunakan untuk perbaikan saluran drainase dan normalisasi sungai-sungai kecil di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang dan Kecamatan Baamang.

“Pengerukan sungai-sungai kecil dan drainase di Kota Sampit sangat mendesak untuk mengatasi banjir. Pendangkalan sungai kecil serta penyumbatan drainase akibat material dan sampah menyebabkan beberapa kawasan permukiman warga sering dilanda banjir,begitu pula fasilitas umum ,”ucapnya.

Supriadi meminta Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kotim segera melakukan pengerukan sungai dan perbaikan drainase di Kota Sampit. Pengerukan sungai dan perbaikan drainase tersebut menjadi solusi utama mencegah dan menanggulangi banjir di Kota Sampit,” kata Politisi Partai Golkar , Senin (20/20/2017) ketika  melakukan pembahasan APBD Murni 2018.

Supriadi , prihatin dengan banjir yang melanda permukiman warga setiap musim hujan. Banjir disebabkan drainase yang tidak berfungsi dengan baik dan sungai yang mengalami pendangkalan.

“Sungai yang dangkal dan drainase yang tersumbat membuat air hujan meluap ke permukiman warga. Inilah yang menyebabkan banjir sering terjadi di permukiman, termasuk di Rumah Sakit dr. Murjani Sampit ,” katanya.

Selain melakukan pengerukan sungai dan perbaikan drainse, lanjut Supriadi , warga Kota Sampit juga diimbau agar tidak membuang sampah ke sungai maupun drainase. “Saya meminta kerja samanya semua ketua Rukun Tetangga (RT) untuk mengingatkan warganya agar tidak membuang sampah ke sungai dan saluran air,”pungkasnya.

 

BERITA TERKAIT

Leave a Comment

%d blogger menyukai ini: