DPRD KOTIM 

Legislator Kotim Tolak Usul Anggaran Dinas Pendidikan, Karena Hal Ini

Sampit – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Rimbun menolak usul anggaran yang diajukan Dinas Pendidikan setempat. “Pengajuan anggaran untuk tahun 2018 Disdik ditolak karena telah melanggar aturan, yakni tidak sampai 20 persen dari total APBD Kotim tahun 2018 mencapai Rp1,6 triliun,” ucapnya di Sampit, Senin. Pelanggaran penyusunan anggaran pendidikan tersebut terungkap saat dilakukan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara KUA-PPAS. Menurut Rimbun, mengacu pada peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 33 tahun 2017, sekurang-sekurangnya 20 persen anggaran untuk pendidikan. Anggaran sebesar 20 peesen…

Selengkapnya
DPRD KOTIM 

Legislator Wanita Ini Dukung Kota Layak Anak

Sampit,- Ketua Fraksi Golkar Sinar Kamala berharap Kabupaten Kotawaringin Timur kedepan bisa menjadi pelopor kabupaten/kota layak anak untuk daerah lainnya di Kalimantan Tengah. Pasalnya, anak merupakan salah satu kekuatan dalam membangun bangsa. “Anak merupakan kekuatan sehingga anak harus kita lindungi dan keluarga adalah kekuatan untuk ketahanan,”kata Sinar di gedung DPRD setempat, Senin (20/11/2017) kemarin. Menurutnya ketahanan keluarga merupakan salah satu kekuatan untuk menciptakan keluarga harmonis yang mampu melahirkan anak sehingga menjadi harapan keluarganya.”Untuk itu kedepan ada banyak hal yang harus dilakukan pemerintah daerah untuk mendukung keinginan pemerintah pusat itu, daerah…

Selengkapnya
DPRD KOTIM 

Wakil Rakyat Kotim ini, Minta Siapakan Dana Untuk Tanggulangi Banjir Dalam Kota

Sampit,-Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur H. Supriadi MT. S.Sos  meminta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kotim untuk menyiapkan dana sebesar 90 Milyar . Dimana dana ini akan digunakan khusus untuk penanggulangan banjir dalam kota yakni Kecamatan Mentawa Baru Ketapang dan Baamang. “Dua Kecamatan ini harus bebas banjir , jangan sampai kalau nanti turun hujan deras , dua Kecamatanan dalam kota ini terjadi banjir,”ucapnya. Menurut Supriadi  dana 90 milyar dengan alokasi dana 30 milyar untuk pembuatan kanal dan 60 milyar digunakan untuk perbaikan saluran drainase dan normalisasi sungai-sungai kecil di…

Selengkapnya
%d blogger menyukai ini: