DPRD KOTIM 

Pembahasan RAPBD Kotim Tahun 2018 Dipastikan Terbuka

http://www.borneonews.co.id/images/upload/1511079171-20171114-125224.jpg
Ketua DPRD Kotim, Jhon Krisli

Sampit – Ketua DPRD Kotawaringin Timur, Jhon Krisli menegaskan pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) tahun anggaran 2018 awal pekan ini akan dilakukan secara terbuka

“Tidak ada yang main-main dalam pelaksanaanya. Terlebih lagi ada upaya mengarah untuk mendapatkan keuntungan pribadi,” kata Jhon, Minggu (19/11/2017).

Menurut Jhon pembahasan akan dimulai Senin (20/11/2017). “Semuanya akan dibahas secara terbuka. Silahkan mengawasi pelaksanaanya bersama dengan mitra kerja,” kata Jhon.

Pembahasan itu dilakukan dengan mitra kerja masing-masing komisi. Artinya ada empat kelompok yang terbagi untuk membahas dan mengupas program SOPD itu.

“Saya berharap agar anggota dewan tidak hanya sekadar jadi tukang stempel dari program eksekutif. Legislatif harus menecermati dan membedah program tersebut,” ujar Jhon.

Kewajiban DPRD untuk mengkritisi usulan itu, apakah dasar pengusulannya sudah benar. Jangan sampai anggota dewan hanya mengiyakan sepanjang pembahasan. Ketika ada yang dianggap perlu dipertanyakan dan dikupas mendalam, Jhon mempersilahkan bersama mitra di setiap SOPD itu untuk membahasnya.

Jhon mengatakan, pembahasan akan dilakukan selama 6 hari dan ditargetkan 27 November mendatang sudah disahkan. Meski begitu Jhon Krisli masih meragukan bisa tepat jadwal. Namun terpenting jangan melewati batas akhir pada 30 November nanti. Karena amanat Permendagri terakhir itu akhir bulan ini.

Seperti diketahui struktur RAPBD 2018, diantaranya pendapatan sebesar Rp 1,384 triliun, terdiri dari PAD Rp 212 miliar, dana perimbangan Rp 957,3 miliar, pendapatan lain-lain Rp 214 miliar. Kemudian, belanja Rp 1,42 triliun tediri dari belanja langsung Rp 659,3 miliar dan belanja tidak langsung Rp 764,7 miliar. Defisit anggaran mencapai 2,86 persen atau Rp 39,6 miliar.(BN)

BERITA TERKAIT

Leave a Comment

%d blogger menyukai ini: