DPRD KOTIM 

Dana 20% APBD untuk Kesehatan Harus di Luar Belanja Pegawai

http://www.borneonews.co.id/berita/79914-dana-20-apbd-untuk-kesehatan-harus-di-luar-belanja-pegawai
Anggota Komisi III DPRD Kotim, Nono

Sampit – Anggota Komisi III DPRD Kotawaringin Timur Nono meminta pemerintah daerah serius memprogramkan anggaran untuk sektor kesehatan. Bahkan, dana 20 persen dari total APBD Kotim untuk sektor tersebut harus diluar belanja langsung pegawai.

“Kalau 20 persen itu sudah termasuk gaji pegawai sama saja bohong. Makanya nanti di pembahasan patut kita pertanyakan,” kata Nono, Minggu (19/11/2017).

Jika pemkab daerah menggaung-gaungkan alokasi 20 persen dari APBD untuk sektor kesehatan, namun di dalamnya sudah termasuk belanja pegawai, sampai kapan pun sektor kesehatan tidak akan meningkat.

“Karena lebih banyak anggaran untuk bayar gaji pegawai saja. Honor maupun tenaga kontrak kita di bidang kesehatan tidak sedikit,” tegas Nono.

Namun jika 20 persen itu hanya untuk menunjang fasilitas kesehatan Nono yakin, apa yang menjadi kebutuhan di sektor kesehatan akan teratasi. Apalagi saat ini dukungan terhadap sektor itu suatu kebutuhan yang sangat mendasar.

Tidak hanya itu, selama ini juga pemerintah daerah selalu berpandangan sektor kesehatan akan menjadi program utama. Mengingat banyak di daerah pelosok perlu adanya perhatian terhadap sarana dan prasarana kesehatan.

“Kita ingin dua hingga tiga tahun kedepan fasilitas kesehatan sudah teratasi. Agar apa yang menjadi keinginan masyarakat tercapai,” tandasnya.(BN)

BERITA TERKAIT

Leave a Comment

%d blogger menyukai ini: