PEMKAB KOTIM 

Tidak Ada Lelang Ulang, Kualitas Pekerjaan Nomor Satu

Foto-Pelaksana Tugas (PLT) Sekda Kotim, Halikinoor.(Ist)

Sampit, – Pemerintah Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur memastikan Proyek anggaran 6,3 Miliar untuk perbaikan jalan Simpang Tumbang Kalang,Kecamatan Antang Kalang Kotim tersebut tidak akan dilelang ulang.

Pernyataan tersebut diungkapkan Pelaksana Tugas (PLT) Sekda Kotim, Halikinoor, Senin (25/7) menurutnya Pemkab Kotim tidak akan merekomendasikan untuk proyek sebesar 6,3 Milyar tersebut dilelang ulang.

“Kami tidak akan melakukan lelang ulang proyek jalan antang kalang itu, biar saja karena itu sudah hangus, dan kami masih menunggu hasil penyelidikan pihak kejaksaan, apakah ada hal yang berbenturan dengan hukum nantinya,” ungkap Halikin.

Selain bermasalah menurut Halikin, proyek tersebut jika juga tetap dilakukan pelelangan dengan sisa waktu yang ada saat ini tidak akan sempat, kemudian kualitas pengerjaan proyek nantinya juga akan dikhawatir tidak sesuai dengan harapan.

“Sekali saya ingatkan jangan memenangkan pemenang lelang yang menembak atau melakukan loby-loby, ingat kualitas pekerjaan adalah nomor satu,” tegasnya Halikin.

Sementara itu Arsusanto alias Bangking yang mana merupakan saksi pelapor dalam dugaan penyalahan prosedur oleh pihak ULP terhadap pelelangan Proyek bernilai besar itu kini sudah melaporkan kasus tersebut ke (Ombudsman) Provinsi baru-baru ini.

Hal ini dilakukan oleh saksi pelapor lantaran tidak puas dengan kinerja aparat penegak hukum yang dinilainya lelet alias lamban dalam menangani kasus tersebut. Bangking berharap dalam kasus tersebut aparat penegak hukum bisa lebih jeli menilai kasus dugaan penyalahan prosedur itu.

“Memang benar dalam kasus itu tidak ada kerugian negara karena belum terlaksana, akan tetapi apakah dugaan penyalahan prosedur itu tidak ditindak lanjuti,” ungkapnya.

Dia menilai dugaan penyalahan prosedur oleh pihak ULP tersebut bisa saja dikenakan  sanski Administratif.” Saya lapor ke Ombudsman supaya kasus ini terus berjalan dan tidak jalan di tempat,” tutupnya

BERITA TERKAIT