DPRD KOTIM 

DPRD Kotim Tak Ada Maksud Jegal Pengajuan Revisi Perda

foto-net

Sampit,- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur meminta Dinas Perhubungan (Dishub) untuk melakukan kajian terlebih dahulu terkait usulan revisi peraturan daerah nomor 19 tahun 2010 tentang perpakiran yang sempat mendapatkan penolakan dari sejumlah anggota badan legislasi (Baleg) DPRD Kotim.

Demikian diungkapkan Ketua Badan Legilslasi (Baleg) DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Dadang H Syamsu,  disampit rabu (26/4) kemarin.

“Tidak ada maksud apapun dari kami terkait dengan penolakan pengajuan draf revisi perda yang disampaikan oleh dinas perhubungan saat rapat pembahasan raperda kemarin, justru kami menginginkan draf itu direvisi dan diperbaiki lagi,”ungkap Dadang.

Terkait dengan hal itu, ia meminta kepada instansi teknis yang membidangi soal perpakiran untuk melakukan kajian terlebih dahulu, sebelum mengusulkan pengajuan draf revisi peraturan daerah, sehingga tidak ada koreksi yang begitu banyak dari para anggota dewan seperti sebelumnya.

“Soal produk hukum daerah kita tidak bisa main-main, karena menyangkut tiga asas penting yang  harus terpenuhi dalam sebuah peraturan daerah yakni aspek, Filosofis, Sosiologis dan Yuridis, semuanya harus ada didalamnya,”jelas Dadang.

Dilanjutkan Dadang, pihaknya tidak menginginkan dalam produk hukum daerah yang dikeluarkan nanti justru menjadi masalah dan merugikan semua pihak terutama masyarakat kotawaringin timur.

“Karena ini peraturan daerah yang akan bersentuhan langsung kepada seluruh masayarakat kotawaringin timur, jadi harus hati-hati semua karena semua saran masukan dari semua pihak sangatlah penting dalam pembentukan peratuan daerah ini,”katanya.

Ditambahkannya, untuk  kedepannya nanti Badan Legislasi DPRD Kotawaringin Timur berecanan setiap pembahasan raperda akan turut melibatkan seluruh pihak termasuk semua Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

BERITA TERKAIT

Leave a Comment

%d blogger menyukai ini: