PEMKAB KOTIM 

Pemkab Kotim Ancam Non Jobkan Pejabat

Sampit, – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah mengancam akan menon jobkan pejabat di darah itu jika tidak mengikuti evaluasi kinerja dan uji kompetensi.

Sekretaris daerah (Sekda) Kabupaten Kotawaringin Timur, Putu Sudarsana di Sampit, mengatakan, evaluasi kinerja dan uji kompetensi jabatan pimpinan tinggi pratama eselon IIB dilingkup pemerintah daerah setempat dimulai sejak 18 hingga 25 April 2017.

“Seluruh pimpinan tinggi pratama eselon IIB yang ada di Kotawaringin Timur harus dan wajib mengikuti evaluasi kinerja dan uji kompetensi tersebut,” tambahnya.

Putu mengungkapkan, sedikitnya ada 31 pimpinan tinggi pratama eselon II B yang wajib mengikuti evaluasi kinerja dan uji kompetensi tersebut.

Evaluasi kinerja dan uji kompetensi terhadap pejabat eselon II B sendiri dilakukan berdasarkan undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dari 31 pejabt eselon IIB yang diwajibkan mengikuti evaluasi kinerja dan uji kompetensi tersebut terdiri dari staf ahli bupati, asisten pemerintahan, inspektur, sekretaris DPRD, kepala badan, dan kepala dinas.

Menurut Putu, evaluasi kinerja dan uji kompetensi terhadap pimpinan tinggi pratama eselon II B perlu dilakukan untuk mengetahui pejabat tersebut mampu atu tidak melaksanakan tugas yang telah diberikan.

Evaluasi kinerja dan uji kompetensi nantinya akan dilakukan oleh tim panitia seleksi yang terdiri dari akademisi dan kalangan profesional.

“Bagi pejabat eselon IIB yang tidak mendaftar atau tidak mengikuti tahapan evaluasi kinerja dan uji kompetensi maka akan kami anggap mengundur kan diri dari jabatannya, dan di non jobkan,” katanya.

Putu mengatakan, penyampaian hasil evaluasi kinerja dan uji kompetensi akan di gelar pada 9 Mei 2017.

 

BERITA TERKAIT

Leave a Comment

%d blogger menyukai ini: