DPRD KOTIM 

Anggota DPRD Dorong, Pemerintah Bentuk Sentra Lumbung Pangan

Sampit,– Ketua Komisi II DPRD Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Rudianur mendorong pemerintah daerah itu untu membentuk sentra lumbung pangan di setiap kecamatan.

“Sentra lumbung pangan di setiap kecamatan sangat penting terutama komoditas beras untuk memperkuat ketahanan pangan,” katanya di Sampit, Selasa (11/4).

Rudianur mengungkapkan, dengan adanya sentra lumbung pangan, setidaknya hasil panen mampu mencukupi kebutuhan di kecamatan setempat.

Keberadaan lumbung pangan juga diharapkan mampu menampung hasil panen petani, sehingga tidak terjual ke luar daerah sebab kebutuhan pangan di wilayah kecamatan sendiri cukup tinggi.

Rudianur mengatakan, masyarakat didorong untuk bertani, untuk itu pemerintah harus bertanggung jawab membantu, seperti cetak sawah, bantuan peralatan serta kebutuhan lainnya.

“Pemerintah daerah juga harus memberikan bimbingan pertanian terhadap petani di daerah serta memberikan bantuan peralatan pertanian yang lebih modern seperti mesin traktor tangan untuk membajak sawah,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kotawaringin Timur I Made Dikantara mengatakan, dari 17 kecamatan yang ada sekitar 50 persennya sudah memiliki sentra lumbung pangan atau pertanian.

Petani sangat antusias mengembangkan sektor pertanian. Tahun lalu pemerintah membantu cetak sawah seluas 50 hektare di Kecamatan Telaga Antang. Kini masyarakat mengembangkannya hingga mencapai 90 hektare.

“Pemerintah daerah terus memberikan bantuan terhadap petani, namun selektif dalam penyalurannya dengan melihat keseriusan petani. Cetak sawah pun dilakukan di lahan yang memang potensial untuk dikembangkan menjadi lahan pertanian,” terangnya.

Tahun lalu Kotawaringin Timur mampu surplus beras mencapai 3.000 ton. Tahun ini surplus diharapkan mampu meningkat. Dukungan terus diberikan kepada petani melalui berbagai program bantuan.

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur menargetkan produksi beras pada 2017 ini minimal sebanyak 55.000 ton. Secara jumlah, target nasional produksi beras Kotawaringin Timur di 2017 meningkat sebesar 4.000 ton beras dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Target nasional produksi beras Kotawaringin Timur pada 2016 sebanyak 48.000 ton dengan luas tanam 23.000 hektare. Dari target yang ditetapkan itu, Kotawaringin Timur mampu mencapai produksi 51.000 ton sehingga surplus beras sebanyak 3.000 ton.

BERITA TERKAIT

Leave a Comment

%d blogger menyukai ini: