DPRD KOTIM 

Anggota DPRD Minta Tim Pengawasan THM Bekerja Maksimal

Sampit,- Ketua Komisi III DPRD Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah Rimbun mendesak agar tim pengawasan tempat hiburan malam (THM) bekerja maskimal.

“Pengawasan THM harus dilakukan secara berkelanjutan. Hal itu untuk menekan terjadinya THM jadi lokasi transaksi prostitusi,” katanya di Sampit, kamis (6/4).

Rimbun mengungkapkan, belakangan ada informasi bahwa beberapa THM di Kotawaringin Timur dijadikan ajang transaksi prostitusi.

Selain THM, tim juga hendaknya mengawasi peredaran minuman beralkhol. Ketika dalam praktiknya menyalahi izin operasional maka harus langsung di tindak dengan tegas.

“Tim juga harus meneliti izin, misalnya saja dalam izin THM itu hiburan keluarga, namun dalam opoerasionalnya menjual minuman beralkohol, ada menyediakan jasa perempuan itu harus dievaluasi, bahkan Kantor perizinan harus dilibatkan penuh dalam hal ini,” katanya.

Lebih lanjut Rimbnun mengatakan, bentuk pengawasan itu tidak serta merta dengan kegiatan razia, namun petugas tim yang ditugaskan untuk mengunjungi seolah-olah menjadi tamu di THM itu atau menyamar.

Pada saat itu pengelola pasti tidak akan curiga dan tidak segan-segan menawarkan hal-hal yang tidak ada dalam ketenmtuan perizinan operasional THM itu.

“Kalau ditemukan seperti itu langsung saja berikan tindakan tegas, bahkan lebih keras lagi hingga kepada surat peringatan yang ujungnya kepada pencabutan izin dari pemerintah daerah,” ucapnya.

Dengan adanya tindakan dan sanksi diharapkan dapat memberikan efek jera terhadap pengusaha yang nakal dan tidak mematuhi aturan dan ketentuan yang berlaku.

“Jika benar melakukan planggaran harus disanksi seberat-beratnya, sebab apabila selalu diberikan toleransi hal itu tentunya tidak akan memberikan efek jera,” demikian Rimbun.

BERITA TERKAIT

Leave a Comment

%d blogger menyukai ini: