DPRD KOTIM 

Ketua DPRD Minta Masyarakat Awasi Penggunaan Dana Desa

Sampit,– Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Jhon Krisli meminta masyarakat daerah itu untuk mengawasi pengunaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa (ADD) agar tidak terjadi penyelewengan.

Ketua DPRD Kotim Jhon Krisli

“Tahun ini pemerintah mengalokasikan DD dan ADD cukup besar, dan untuk Kotawaringin Timur menerima kurang lebih Rp220 miliar, sehingga perlu adanya pengawasan dari semua pihak agar tidak ada penyelewengan,” katanya di Sampit, Senin (3/4).

Jhon mengungkapkan, besarnya DD dan ADD sangat rawan terjadi penyimpangan. Untuk itu penegak hukum harus melakukan pengawasan.

Pengawasan dari semua pihak diharapkan penggunaan DD dan ADD sesuai harapan, dan tepat sasaran.

Menurut Jhon, untuk mengantisipasi dan mencegah terjadi penyimpangan penggunaan DD dan ADD perlua adanya bimbingan secara khusus terhadap aparatur desa dan hal itu tentunya menjadi tugas dan tanggungjawab pemerintah daerah.

Sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, DPRD juga akan melakukan pengawasan dan terus memantau pelaksanaan serta penggunaan ADD tersebut.

“Mudah-mudahan penggunaan ADD nantinya dapat berjalan lancar sehingga tidak ada kepala desa maupun aparaturnya yang dipenjera,” katanya.

Jhon juga mengaku belum lama ini banyak menerima laporan warga  adanya dugaan penyelewengan DD dan ADD.

“Adanya laporan masyarakat tersebut membuktikan jika masyarakat juga turut ikut mengawasi pembangunan di desanya yang dibiayai menggunakan DD dan ADD, untuk itu aparatur desa harus berhati-hati,” ucapnya.

Lebih lanjut Jhon mengatakan, laporan dugaan penyelewengan DD dan ADD tersebut memang belum benar adanya, namun saya berharap kepada aparatur desa pengguna anggaran untuk lebih berhati-hati sebab jika sampai salah maka akan berurusan dengan hukum.

 

BERITA TERKAIT

Leave a Comment

%d blogger menyukai ini: