DPRD KOTIM 

Legislator Minta Pemda Maksimalkan Pad Retribusi Walet

Sampit,15/3 – Ketua Komisi I DPRD Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah Handoyo J Wibowo meminta pemerintah daerah itu untuk lebih memaksimalkan sumber pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor budidaya sarang burung walet.

“Pemerimtah daerah harus melakukan pendataan terhadap bangunan sarang burung walet yang ada di wilayh Kotawaringin Timur. Hal itu untuk memudahkan pemerintah daerah setempat menargetkan pendapatan dari sektor tersebut,” katanya.

Handoyo mengungkapkan, dengan adanya data yang lengkap dan akurat maka akan mempermudah pemerintah daerah dalam memproyeksi target pendapatan dari sektor tersebut, yang selama ini masih belum digali dengan maksimal.

Akibat kurang maksimalnya pemanfaatan peluang itu sumber PAD dari sektor tersebut masih minim, bahkan bisa dikatakan tidak sebanding dengan jumlah bangunan gedung sarang burung walet yang ada di daerah itu.

Menurut Handoyo, pendataan keberadaan gedung sarang burung walet bisa dimulai dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terbuka Satu Pintu (BPMPTSP) karena instans tersebut yang menerbitkan izin mendirikan bangunan (IMB).

“Di instansi teknis itu saya kira bisa diketahui secara pasti jumlah dan keberadaan bangunan sarang burung wallet,” katanya.

Lebih lanjut Handoyo mengatakan, bangunan  gedung sarang burung walet yang menjulang tinmggi mencapain 15  meter lebih ke udara itu harus dijadikanm sebagai objek untuk PAD Kotawaringin Timur.

“Pemerintah harus jeli menggali dan menfaatkan setiap potensi yang ada sehingga PAD kita bisa lebih besar lagi dan dapat mencapai target,” terangnya.

Handoyo mengatakan, PAD Kabupaten Kotawaringin Timur pada tahun anggaran 2017 ini di targetkan bisa mencapai Rp250 miliar lebih.

“Untuk mencapai target yang cukup besar tersebut diperlukan kerja keras dan dukungan semua pihak, baik itu satuan kerja perangkat daerah (SKPD) maupuan masyarakat,” ucapnya.

Kesadaran masyarakat dalam membayar kewajibannya, yakni pajak sangat diharapkan untuk tercapainya target PAD tersebut. Dengan kesadaran masyarakat yang tinggi diharapkan pembangunan di Kotawaringin Timur bisa lebih maju lagi.

 

BERITA TERKAIT

Leave a Comment

%d blogger menyukai ini: