DPRD KOTIM 

Selama Penanggulangan Covid-19 PDAM Dan PLN Diminta Jangan Tagih Biaya Kepelanggan

Sampit. Untuk membantu masyarakat ekonomi menengah ke bawah yang terkena dampak dari pandemi virus corona atau Covid-19, Wakil Ketua I DPRD Kotim, H.Rudianur, meminta Pemkab menyurati pihak PDAM dan PLN untuk memberikan keringanan terhadap biaya Tagihan selama dua bulan kedepan. Dijelaskan Rudianur, pihaknya mendesak pemerintah daerah agar supaya segera berkoordinasi dengan pihak PDAM dan PLN perihal pembebasan atau pemberian keringanan tagihan bagi masyarakat Kotim yang ekonominya terkendala dampak dari virus corona. “Kami juga berharap pihak PDAM dan PLN untuk bisa bekerjasama dalam menanggulangi wabah covid-19 bersama-sama dan bisa memaklumi situasi kondisi…

Selengkapnya
DPRD KOTIM 

Standar Kualitas Pendidikan Diharapkan Tidak Menurun Meski (UN) Dihapus

Sampit. Ujian Nasional (UN) tahun ini resmi dibatalkan setelah, Presiden Joko Widodo menggelar rapat terbatas yang dihadiri Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, pada Selasa (24/03). Meski demikian sejumlah pihak berharap penghapusan UN tidak menurunkan standar kualitas penilaian diakhir masa kelulusan siswa dan siswi. Anggota Komisi III DPRD Kotim, Riskon Fabiansyah, yang membidangi pendidikan, menilai Ujian Nasional untuk murid-murid SD, SMP, dan SMA jika dilaksanakan tahun ini dapat membahayakan kesehatan jutaan murid, para guru dan keluarga mereka semua. “Penyebaran wabah COVID-19 diprediksi akan terus berlangsung hingga April, jadi tidak mungkin kita…

Selengkapnya
DPRD KOTIM 

Ketua DPRD Kotim, Dukung Penghapusan UN

Sampit. Sebagaimana diketahui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Komisi X DPR RI telah sepakat memutuskan, pelaksanaan Ujian Nasional (UN) mulai tingkat sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA) sederajat pada tahun ini dihapus. Adanya keputusan penghapusan UN di tahun 2020 ini tidak lain adalah guna melindungi para peserta didik dari wabah virus Corona (Covid-19). Menyikapi itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotawaringin Timur, Dra. Rinie mengapresiasi kesepakatan tersebut dengan alasan kemanusiaan. “Tentu kita di daerah sangat sepakat atas keputusan bersama antara DPR RI dengan Kemendikbud dalam penghapusan ujian…

Selengkapnya
DPRD KOTIM 

DPRD Minta Semua Tempat Ibadah Disemprot Disinfektan

Sampit. Sebagai upaya mengantisipasi penyebaran virus Corona atau Covid-19, Rudianur, Wakil Ketua DPRD Kotim Rudianur  minta semua tempat ibadah disemprot disenfektan, orang tua diharapkan pantau anaknya. Ia juga minta agar setiap rumah ibadah yang ada di Kabupaten Kotawaringin Timur ini agar disemprot disenfektan nantinya. Hal ini bukan tanpa sebab, ini sebagai upaya mengantisipasi dan juga upaya pencegahan dini virus yang sudah menelan korban jiwa ini. Ia juga minta agar setiap rumah ibadah yang ada di Kabupaten Kotawaringin Timur ini agar disemprot disenfektan nantinya. Hal ini bukan tanpa sebab, ini sebagai upaya…

Selengkapnya
DPRD KOTIM 

Ketua DPRD Kotim Ajak Masyarakat Membangun Daerah Bersama-sama

Sampit. Ketua DPRD Kotim ajak masyarakat membangun daerah bersama-sama.  Dan membangun daerah  memang tidak bisa mengandalkan satu atau dua orang saja, akan tetapi membangun daerah terlebih Kabupaten Kotawaringin Timur ini memerlukan kebersamaan dan semangat gotong royong yang tinggi. Karena itu Ketua DPRD Kotim Dra Rinie mengajak seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali untuk bisa membantu pemerintah dalam memajukan daerah yang dikenal dengan Bumi Habaring Hurung ini. “Saya mengajak semua pihak dan masyarakat untuk membantu pemerintah dalam membangun daerah. Sebab, dengan semangat gotong royong yang memang menjadi semangat warga Kotim ini harus direalisakan…

Selengkapnya
DPRD KOTIM 

Darurat Covid-19, DPRD Kotim Minta Perketat Pengawasan WNA Keluar Masuk ke Daerah

Sampit. Ketua Komisi III DPRD Kotawaringin Timur, Sanidin S.Ag, berharap agar seluruh pihak memperketat respon dan pengawasan yang intens terhadap keluar dan masuknya warga negara asing (WNA) di Kabupaten Kotim. Dia mengatakan sejauh ini langkah yang diambil Pemkab Kotim cukup baik untuk mengantisipasi ada indikasi di daerahnya dengan mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang sangat tepat terhadap persoalan covid-19. “Kalau untuk penanganan antisipasi virus corona saat ini saya rasa cukup baik tinggal bagaimana untuk memperketat pengawasan disetiap aspek bagi warga hingga WNA yang keluar masuk daerah kita,” ujarnya, Minggu (22/3/2020) di Sampit. Dia juga…

Selengkapnya