DPRD KOTIM 

Enam Fraksi Di DPRD Sepakati  APBD 2019, Dibahas Dalam Rapat Kerja

Sampit – Enam fraksi DPRD Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah menyepakati APBD 2019 dibahas dalam rapat kerja gabungan antara eksekutif dan legislatif. Ketua DPRD Kotawaringin Timur, Muhammad Jhon Krisli di Sampit, Jumat (9/7/2918) omengatakan, kesepakatan keenam fraksi tersebut disampaikan secara resmi dalam rapat paripurna. Keenam fraksi yang sepakat APBD murni 2019 dibahas lebih lanjut dalam rapat kerja tersebut adalah fraksi PDI-Perjuangan, fraksi partai Golkar, fraksi partai Demokrat, fraksi partai Gerindra, fraksi PAN-Nasdem, dan fraksi partai PKB-Hanura. “Meski ada beberapa fraksi yang memberikan catatan terhadap kelanjutan pembahasan APBD Kotawaringin Timur 2019, namun…

Selengkapnya
DPRD KOTIM 

Ini Dia Dampak Positif dan Negatif Melemahnya Rupiah Terhadap Dolar, Bagi Daerah

Sampit,- Nilai tukar rupiah terhadap Dolar AS terus melemah, bahkan sampai menyentuh level Rp 15.000. Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar sendiri saat ini dinilai memiliki dampak positif dan negatif terhadap dunia usaha dan investasi dalam daerah khususnya di Kabupaten Kotawaringin Timur. Melemahnya nilai tukar rupiah pasti akan memberikan dampak negatif bagi dunia usaha dan investasi di Indonesia. Namun, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tak selamanya berdampak negatif. Beberapa pihak menyatakan pelemahan rupiah tetap memberikan dampak positif untuk Indonesia. Berikut dampak negatif dan positif akibat melemahnya rupiah terhadap…

Selengkapnya
DPRD KOTIM 

Belanja Pegawai Tinggi, Begini Saran Fraksi Demokrat di DPRD Kotim

Sampit,- Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur H.Dani Rakhman saat membacakan pandangan umum terhadap rancangan peraturan daerah (Raperda) APBD Perubahan 2018 menyampaikan beberapa saran mengingat belanja pengawai saat ini cukup tinggi. “Kami meminta pemerintah kabupaten melakukan evaluasi kembali kepada SOPD sesuai dengan kebutuhan organisasi yang efektif dan tepat guna dalam rangka mewujudkan pemerintahan tang miskin struktur tapi kaya fungsi,” Sampainya, Rabu (5/9/2018). Dani juga mengatakan Pemerintah Daerah juga harus ada evaluasi dan perhatian secara serius terhadap sistem pengguna anggaran agar lebih hati-hati dan akuntable agar tidak ada kebijakan…

Selengkapnya
DPRD KOTIM 

Besok DPRD Kotim Gelar Paripurna Istimewa, Pengganti Antar Waktu Satu Anggota Dewan

Sampit,- DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, sudah menjadwalkan bahwa pada Kamis (6/9/2018) ini, akan dilakukan pelantikan Pergantian Antar Waktu dalam agenda rapat paripurna istimewa. Hal ini dilakukan, untuk mengisi kekosongan karena mundurnya satu anggota dewan, yang diketahui pindah kepartai lain. “Besok insyallah kita akan melakukan pelantikan satu anggota dewan pengganti antar waktu (PAW),” ujar Supriadi MT selaku Wakil Ketua DPRD Kotim, Rabu (5/9) disampit. Supriadi sudah memastikan pelantikan satu orang PAW tersebut, tidak akan terjadi penundaan lagi karena undangan sudah di sebar dan Kamis (6/9) akan dilakukan langsung pelaksanaan pelantikan. “Itu…

Selengkapnya
PEMKAB KOTIM 

Dinas Perikanan Sebut Ribuan Ikan Di Sungai Seranau Mati Keracunan

Sampit, – Berdasarkan hasil investigasi tim dari Dinas Perikanan, Kabupaten Kotawaringin Timur, baru ini, hampir bisa dipastikan bahwa ribuan ikan yang ditemukan mati di aliran sungai Buluh Tibung, anak Sungai Seranau, Kecamatan Telawang tersebut mati akibat keracuna. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Perikanan, Kotim, Herianto Stafly, saat memaparkan hasil kerja timnya dilapanngan pada saat Rapat Dengar Pendapat, di gedung DPRD Kotim sore lalu. Menurutnya hasil timnya sudah disampaikan ke pihak Provinsi guna penindakan lebih lanjut. “Tim kami sudah mengambil sampel dilapangan, dan sudah kita kirimkan hasil investigasi tim dilapangan…

Selengkapnya
DPRD KOTIM 

Legislator Ini Siap Bawa Masyarakat Sebabi Lakukan Aksi Demo

Sampit,- Komisi III DPRD Kotim, Rimbun ST, memastikan dirinya akan tampil paling depan dalam membela masyarakat, terkhususnya warga Desa Sebabi dan Tanah Putih, Kecamatan Telawang, yang baru-baru ini diduga kuat terdampak dugaan pencemaran limbah sawit di wilayah Das Sungai Seranau tersebut. Hal ini diungkapkan Rimbun, lantaran selama ino menurutnya banyak pihak yang tidak pro terhadap kepentingan masyarakat, salah-satunya yang berkaitan dengan masalah pencemaran lingkungan, terutama tercemarnya anak sungai di Kotawaringin Timur ini. “Saya akan ajak masyarakat untuk melakukan aksi demo baik itu demo di kantor Dinas Lingkungan Hidup, maupun ke…

Selengkapnya
%d blogger menyukai ini: