DPRD KOTIM 

Dua Ranperda Sudah Disampaikan Dirapat Paripurna

Sampit,- Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur Handoyo J Wibowo mengatakan bahwa dua buah rancangan Peraturan Daerah (Perda) inisiatif DPRD Kotim yaitu Pendidikan Diniyah dan Kelembagaan Masyarakat Kelurahan dan Desa sudah disampaikan pada rapat paripurna dua hari lalu, untuk mendapatkan persetujuan dari anggota dan fraksi pendukung DPRD. “Diajukannya Ranperda pendidikan diniyah dalam rangka mewujudkan masyarakat yang berakhlak mulia, maju dan sejahtera, serta memperkenalkan sejak dini tentang pendidikan agama sebagai pondasi dalam pembentukan diri baik anak usia pendidikan dasar, remaja, maupun orang dewasa,” Sampainya saat dikonfirmasi Rabu…

Selengkapnya
DPRD KOTIM 

Komisi I Dukung Panggil Tim CSR Paparan

Sampit,- Anggota Komisi I DPRD Kotim Rimbun ST mendukung agar unsur pimpinan DPRD Kotim segera memanggil tim Corporate Social Responsibility (CSR) yang di bentuk beberapa tahun lalu untuk melakukan paparan terkait kinerja dan realisasi anggaran CSR yang tersalurkan selama ini. “Ya kami mendukung dan kita juga mendorong supaya tim CSR ini segera di panggil untuk melaksanakan paparan, terutama berkaitan dengan realisasi CSR selama ini untuk daerah kita, hal ini setidaknya akan menjadi bahan evaluasi kita baik di legislatif maupun eksekutif,” Pungkasnya Selasa (19/11/2019). Disisi lain Rimbun juga menilai selama ini…

Selengkapnya
DPRD KOTIM 

Bukan Hanya Soal Gaji, Guru Honorer Juga Butuh Kejelasan Status

Sampit,- Anggota Komisi I DPRD Kotawaringin Timur, Rimbun ST, mengakui sangat prihatin terhadap gaji guru honorer sekolah. Hal itu berdasarkan pengaduan yang disampaikan ke DPRD. “Saat ini penghasilan guru honorer di sekolah melalui BOS berada di bawah angka Rp 1 juta per bulan,” kata Rimbun, Selasa, 19/11/2019. Apalagi, ada banyak guru honorer sekolah yang menggantungkan hidupnya mengajar dengan gaji pas-pasan tersebut. Selayaknya pemerintah daerah harus memikirkan tambahan gaji itu melalui kebijakan. Rimbun menyebutkan, gaji itu terutama untuk guru setingkat SD dan SMP. Sementara saat ini untuk SMA, sudah mulai diperhatikan Pemerintah…

Selengkapnya
DPRD KOTIM 

Ngebut Sehari !!! DPRD Kotim Gelar Tiga Paripurna Sekaligus

Sampit,- DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, menggelar tiga agenda paripurna sekaligus, di ruang rapat paripurna, Senin (18/11/2019). Ketiga rapat lengkap itu adalah paripurna ke 4 masa sidang I tahun 2019, dengan agenda pertama rapat paripurna pandangan fraksi terhadap RAPBD Tahun 2020. Kemudian paripurna kedua yakni penyampaian hasil reses perdana anggota DPRD Kotim periode 2019-2024 dan jawaban bupati terhadap dua ranperda inisiatif DPRD Kotim. Sementara agenda rapat paripurna ketiga laporan penyampaian program pembentukan peraturan daerah (Propemperda). Rapat paripurna itu dipimpin Wakil Ketua I DPRD Kotim, H.Rudianur, didampingi Ketua DPRD Kotim,…

Selengkapnya
DPRD KOTIM 

Dewan Minta Keterbukaan Soal Dana CSR Perusahaan

Sampit,– Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Muhammad Rudini Darwan Ali meminta pihak Forum Corporate Social Responsibility (CSR) untuk bisa terbuka terkait dana yang sudah diserahkan oleh sejumlah perusahaan yang masuk ke kantong pemerintah daerah. “Sampai saat ini tidak ada transparansi soal dana dari sejumlah perusahaan yang masuk ke kantong pemerintah daerah, dan dana CSR perusahaan selama ini tidak jelas penggunaannya,” Sampainya saat dibincangi diruang kerjanya Senin (18/11). Menurut Rudini pihak Forum CSR yang dibentuk pemerintah daerah harus terbuka dan memaparkan hasil realisasi pihak Perusahaan yang berkaitan dengan aksi sosialnya…

Selengkapnya
DPRD KOTIM 

Legislator Kotim sayangkan Dermaga Pelangsian belum difungsikan

Sampit,- DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah menyayangkan pemerintah belum memfungsikan secara optimal Dermaga Pelangsian di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang padahal berpotensi meningkatkan perekonomian daerah dan masyarakat. “Kami mempertanyakan mengapa dermaga itu belum juga difungsikan padahal sudah rampung sejak lama. Masyarakat juga berharap dermaga itu difungsikan sehingga bisa membantu perekonomian setempat,” kata anggota Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur Muhammad Kurniawan Anwar di Sampit, Jumat (15/11/2019). Dermaga Pelangsian terletak di pinggir Sungai Mentaya Desa Pelangsian Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. Dermaga ini dibangun pada 2014 lalu menghabiskan dana APBN sekitar Rp300 miliar.…

Selengkapnya