DPRD KOTIM 

Anggaran Dewan di Kotim Batal Dipangkas

Sampit – Ancaman dari wakil rakyat hingga akan melakukan penggembokkan agar anggaran DPRD Kotawaringin Timur jangan sampai dipangkas membuat eksekutif tidak bisa berbuat banyak.

Anggaran yang rencananya akan dirasionalisasi Rp 11,3 miliar itu dari rapat lanjutan pada Kamis, 23 April 2020 akhirnya dikembalikan.

Namun, dalam rapat lanjutan antara tim anggaran eksekutif dan sejumlah anggota dewan itu dilakukan secara tertutup, media tidak diizinkan untuk meliput.

Anggota Komisi II DPRD Kotim, salah satu anggota yang hadir dalam rapat tersebut menegaskan kalau anggaran dikembalikan oleh pemkab.

“Namun yang kami sayangkan itu kenapa harus diam-diam seperti itu. Kita juga ingin tahu anggaran lain untuk apa,” kata Abadi yang juga merupakan Ketua Fraksi PKB.

Abadi secara tegas menyebut, mereka awalnya ngotot agar anggaran itu dikembalikan karena sejak awal penggunaan anggaran untuk Corona belum dijelaskan untuk apa saja.

“Dengan dikembalikan anggaran kami, bukan berarti kami harus diam setelah itu. Kalau seperti itu kami mementingkan keperluan kami. Ini kita untuk kepentingan masyarakat, sehingga yang lain perlu dijelaskan juga,” tegas Abadi.

Sementara itu, anggota DPRD lainnya, Riskon Fabiansyah mengatakan pengembalian anggaran jangan dipandang secara negatif.

“Karena DPRD juga perlu anggaran untuk menunjang pelaksanaan kegiatan kami,” tegas Riskon.

Sementara Ketua Fraksi PAN, Hairis Salamad juga mengatakan harusnya anggaran untuk Covid-19 dijabarkan secara details karena sebagai wakil rakyat mereka juga ingin tahu.

“Karena kami juga tidak mau dianggap hanya mementingkan kepentingan kami saja. Kita juga perlu tahu secara details untuk apa pemangkasan semua itu,” tegasnya.

Dari rapat itu, semua perwakilan fraksi hadir. Namun anggota yang lengkap hanya dari fraksi Gerindra.

sumber : borneonews.co.id

BERITA TERKAIT