DPRD KOTIM 

Calon Kepala Desa Jangan Jadi Provokator

Sampit – Anggota Komisi I DPRD Kotawaringin Timur, Rimbun mengimbau calon kepala desa untuk membawa suasana tenang dan kondusivitas, terkait pelaksanaan pilkades. Para calon kades jangan sampai jadi provokator.

Apalagi ini sudah memasuki masa terakhir kampanye dan Sabtu, 14 Maret 2020 ini akan digelar pemilihan kepala desa serentak di Kotim.

“Keamanan dan kondusivitas di setiap desa harus dipertanggungjawabkan semua calon,” kata Rimbun, Kamis, 12 Maret 2020.

Sekalipun nanti ada yang kalah dan tidak bisa terima, diharapkan bisa menyelesaikannya melalui jalur hukum. Bukan menggunakan cara-cara yang  bertentangan dengan aturan.

Menurutnya, potensi konflik di desa akibat pilkades serentak ini sangat tinggi. Bahkan dia membandingkan dengan beberapa waktu silam, pemilihan kepala desa sangat rawan.

“Kita lihat sekarang pilkadesnya lebih panas dari pilkada. Maka dari itu jangan ada oknum-oknum yang sengaja memprovokasi pendukungnya dengan alasan-alasan lain, ini berbahaya jangan sampai terjadi,” tegasnya.

Diketahui, ada 43 desa yang akan melaksanakan pilkades serentak tahun ini. Sebanyak 43 desa ini juga jadi titik perhatian pihak terkait, termasuk aparat kepolisian yang mengerahkan personel untuk pengamanan. 

Untuk kegiatan ini pemerintah kabupaten setidaknya mengucurkan dana sekitar Rp4 miliar. Dana itu termasuk untuk logistik pemilihan hingga pengamanan. 

sumber :https://www.borneonews.co.id/berita/160365-calon-kepala-desa-jangan-jadi-provokator

BERITA TERKAIT

Leave a Comment