DPRD KOTIM 

Pemkab Diberikan Waktu Satu Bulan, Selesaikan Kisruh Lahan Kuburan

Sampit,-Penyelesaian kisruh persoalan tanah kuburan di Jalan Jenderal Sudirman Km 6 Sampit, diputuskan DPRD Kotawaringin Timur, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur diberikan batas waktu sebulan untuk mengembalikan status tanah tersebut kembali seperti semula.

Batas waktu penyelesaian persoalan tersebut tertuang dalam kesimpulan rapar dengar pendapat (RDP) yang dipimpin Ketua Komisi I Agus Seruyantara, pada Jumat, (7/2/2020) dihadiri  sejumlah instansi terkait.

Adapaun dalam kesimpulan itu Pemkab Kotim diminta memgembalikan tanah kepada status semula sesuai SK Bupati Kotim sejak tahun 1987 hingga 2015 dengan luasan lahan 1.500 m x 1.000 m.

“Kita DPRD Kotim hari inu sudah memutuskan bersama untuk memberikan waktu selama satu bulan kepada Pemkab Kotim untuk menyelesaikannya, disini kita harapkan keseriusan pemerintah daerah untuk cepat menyelesaikan dalam batas waktu yang ditentukan,”kata Agus.

Sementara itu Supianor kuasa hukum dari lintas agama meminta agar kesimpulan itu benar-benar dilaksanakan. Jika tidak mereka mengancam akan mengambil alih lahan itu.

“Terminal Patih Rumbih dan kawasan pembangunan Mall Publik saat ini akan kami portal, dan DPRD mendukung, jika sebulan tidak selesai, kata Supianoor.

Karena menurut Supianoor warga Tionghua dulunya mau memindahkan makam keluarga mereka di kawasan Km 6 karena ditukar guling dengan areal itu dengan ukuran 1.500 m x 1.000 m untuk seluruh agama.

“Mengapa sekarang Pemkab tidak mengamankannya dan sampai ada yang punya sertifikat,” tukasnya.

Sementara itu anggota Komisi I Rimbum juga mendukung hal tersebut. Bahkan jika dalam sebulan ini tidak ada penyelesaian ia bersama warga siap memortal areal terminal.

“Sepekan ini turunkan alat berat ke lokasi bersihkan batas lahan yang ada. Jika tidak ambil alih saja kawasan sebelumnya teriminal itu. Saya dipilih rakyat. Apa yang dilakukan rakyat saya dukung,” pungkasnya.

BERITA TERKAIT

2 Thoughts to “Pemkab Diberikan Waktu Satu Bulan, Selesaikan Kisruh Lahan Kuburan”

Leave a Comment