DPRD KOTIM 

Legislator : Anggaran Pengadaan Sapi Dipertanyakan

Sampit,- Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kotim, Ary Dewar bereaksi keras dengan Pemkab Kotim. Khususnya terhadap Dinas Peternakan Kotim. Pasalnya, SOPD tersebut dianggap menghilangkan program bantuan bibit sapi untuk desa Patai Kecamatan Cempaga.

“Saya atas nama Fraksi Gerindra menyesalkan apa yang dilakukan oleh DInas Peternakan Kotim. Dimana mereka secara sepihak membatalkan bantuan bibit sapi kepada warga di Cempaga. Padahal itu sudah dituangkan dalam perda APBD Kotim 2020 ini.

Alhasil, akibat hal itu sejumlah desa rebut. Setidaknya ada dua desa . Pasalnya, dari daftar kegiatan tahun 2020 tidaka da satupun masuk program di Desa Patai dan Lubuk Ranggan. Hal ini memancing reaksi dari kepala desa yang hadir saat itu.

Ary Dewar mengatakan program bantuan bibit Sapi kepada warga itu diprogramkan sejak tahun 2018. Namun selalu ditunda dengan alas an teknis. Namun, dalam pembahsan untuk tahun 2020 Dinas Peternakan menyatakan hal itu pasti direalisasikan tahun 2020 ini. “dikemanakan anggarannya kenapa tidak kunjung teralisasi ke masyarakat .”ujar Ary Dewar

Kekecewan masyarakat itu juga ditambah karena Dinas Peternakan sudah mengharuskan mereka menyediakan lahan untuk ternak hingga menanam rumput untuk persiapan pakan Sapi itu. Hal tersebut sudah dilakukan sejak beberpa tahun ini. Namun tidak dikunjung diberikan juga hingga akhirnya di tahun 2020 tidak ada lagi bantuan bibit sapi kepada warga itu disertai alasan yang tidak jelas pula.

“Kasihan masyarakat dikasih janji manis, disuruh menyiapkan lahan, menyiapkan areal hingga menanam rumput untuk makanan, tetapi ujung-ujungnya ternyata dibatalkan lagi secara sepihak padahal itu tertuang dalam dokumen perda APBD Kotim yang sudah duisepakati tahun 2019 lalu,”kata Ary Dewar. Kamis (16/1/2020).

Ary Dewar mencurigai dibalik pembatalan ini ada indikasi sudah merubah perda APBD Kotim. “Jangan-jangan di ubah sepihak, kalau terjadi demikian maka ini sudah perbuatan melawan hukum khususnya Dinas Peternakan ,oleh sebab itu saya minta kepada pihak berwajib supaya menelisik kemana lari nya anggaran tersebut .”tukas Ary.

BERITA TERKAIT