DPRD KOTIM 

Legislator Ini, Nilai CSR Perusahaan Masih Belum Maksimal Kedunia Pendidikan

Sampit, – Anggota Komisi III DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Riskon Fabiansyah menilai sejauh ini penerapan sistem penyaluran dana CSR oleh pihak investor masih semerawut, bahkan tidak terkontrol dengan baik dan benar sehingga penyalurannya terkesan masih kurang tepat sasaran.

“Dari komunikasi kami dengan beberapa investor yang berkaitan dengan masalah penyaluran Corporate Social Responsibility (CSR) ini, memang tidak terarah, sehingga dia tidak memiliki program khusus di suatu perusahaan itu sendiri, sehingga untuk mencapai target penyalurannya sulit dan masih banyak masyarakat yang mengeluhkan hal ini,”Ungkap Riskon Kamis (12/12/2019).

Disisi lain dia juga memaparkan selama ini sistem penyaluran dana CSR yang terjadi di Kotawaringin Timur ini belum ada sistem porgram yang akurat dibuat dalam bentuk rencana kerja jangka panjang di perusahaan-perushaan yang ada di Kotim ini.

“Ini yang kami sayangkan, seharusnya sebelum di merealisasikan CSR sudah ada program jangka pendek dan jangka panjang, yang semestinya dikaji oleh pihak perushaan menyesuaikan kajian pemerintah daerah maupun forum CSR,”Tukasnya.

Berdasarkan hal ini komisi III sendiri berkomitmen akan memperbaiki sistem yang ada, agar kesenjangan sosial dan dunia pendidikan di Kotim ini benar-benar dapat tumbuh pesat beriringan dengan kemajuan pembangunan sarana dan prasarana yang ada di Kotim saat ini.

“Kami komitmen untuk hal ini kedepannya akan kami kaji, khususnya untuk dunia pendidikan supaya lebih maju kedepan dan harus mendapatkan perhatian lebih oleh pemerintah daerah maupun investor yang dalam hal ini berinvestasi di Kotim,”Tutupnya.

BERITA TERKAIT

Leave a Comment