DPRD KOTIM 

Anggaran Pemeliharaan Mobdin Perlu Evaluasi

Sampit- Masalah defisit anggaran APBD Murni tahun 2020 yang saat ini masih dipersoalkan di lembaga legislatif berimbas pada pemangkasan beberapa item anggaran yang saat ini dilakukan oleh pihak eksekutif.

Menanggapi hal ini Wakil Ketua DPRD Kotim H.Rudianur menilai perlu adanya evaluasi terhadap beberapa item yang menurutnya bisa berdampak besar bagi APBD daerah. Disisi lain dia menilai seperti pengadaan dan pemeliharaan mobil dinas (Mobdin) perlu dikaji ulang.

“Terutama yang perlu kita kaji dan harus di evaluasi yakni berkaitan dengan anggaran pemeliharaan mobil dinas, karena kami nilai anggarannya terlalu tinggi dan ini akan berpengaruh pada APBD daerah,” Ujarnya Jumat (15/11/2019).

Legislator Partai Golkar ini juga memaparkan kondisi keuangan daerah saat ini belum bisa maksimal lantaran tidak seimbangnya dari sisi pendapatan. Sehingga keperluan yang tidak mendesak menimal harus dikurangi agar beban anggaran tidak terlalu tinggi.

“Kami juga sebelumnya meminta pihak eksekutif memberikan penjelasan secara rinci dan tertulis berkaitan dengan kondisi RAPBD tersebut dan ini akan menjadi bahan evaluasi kami kedepannya,”Tukasnya.

Meskipun tidak menyebutkan secara rinci Rudianur memaparkan anggaran pemeliharaan mobil dinas tersebut terlalu besar apabila mencapai angka ratusan juta per tahunnya.

“Kita tidak harus melihat dari sisi kebutuhan serta usia kendaraan itu sendiri dan menurut hemat kami, lebih baik kendaraan yang memakan anggaran besar pemeliharaan itu diganti baru dari pada memakan anggaran besar,karena kendaraan baru kebutuhan pemeliharaannya jauh lebih sedikit,” Tutupnya.

BERITA TERKAIT

Leave a Comment