DPRD KOTIM 

DPRD Minta Publik Turut Awasi Pembahasan APBD Kotim 2020

Sampit,- Anggota Komisi I DPRD kotim, Khozaini sepakat dan mendukung pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) kotim Tahun 2020 dibahas secara terbuka dan transparan. Bahkan dia berharap partisipasi publik untuk ikut mengawasi pelaksanaan pembahasan antara komisi dan mitra kerja DPRD nantinya.

“Saya berharap partisipasi publik dalam pembahasan RAPBD ini, apalagi belakangan ini polemik mengenai kondisi RAPBD telah menjadisorotan,” kata Khozaini, Kamis (14/11/2019)

Keterbukaan pembahasan dan melibatkan publik itu sebagai bentuk transpransi keterbukaan informasi bagi publik. Bahkan dia juga mendorong agar pembahasan itu bisa direkam dan disiarkan secara langsung.

“Sekarang bisa disiarkan melalui medsos sehingga kalau memang mau terbuka kita sepakat itu bisa dijadikan terobosan terbaru tahun ini,”kata Politikus Hanura itu.

Keterbukan pembahasan RAPBD ini kata dia sangat penting untuk menghindari kecurigaan legislator bermain mata dengan tim eksekutif. Khozaini tidak ingin hal itu selalu dicapkan ketika momentum pembahasan.

“Kecurigaan kecurigaan itu yang hartus dibantah dengan cara ya tadi sikap transparansi dalam pembahasan. Terkait penilaian publik bagaimana setelah kita terbuka ya biarkan mereka masyarakat yang menilai, “tegasnya.

Sementara itu, diketahui Pembahasan RAPBD Kotim tahun 2020 ini menuai perhatian public. tidak hanya lantaran terjadi defisit tinggi, namun juga sikap politik DPRD yang menunda pembahasan itu.

Sedangkan batas deadline pembahasan dilakukan akhir bulan November, jika tidak selesai, maka sesuai ketentuan Permendagri maka DPRD dan Bupati Kotim akan dikenakan sanksi dari pemerintah pusat. Berupa tidak dibayarnya hak keuangan selama 6 bulan.

BERITA TERKAIT