DPRD KOTIM 

Rapat Paripurna Ditunda, DPRD Kotim Minta Pemkab Paparkan Kondisi Situasi Keuangan Daerah

Sampit,- Rapat paripurna, yang dilaksanakan Eksekutif dan Legislatif DPRD Kotim, pada Rabu (13/11/2019) sementara di tunda. Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua I DPRD Kotim, H. Rudinaur, menurutnya ada beberapa hal yang harus dikaji dan diluruskan terlebih dahulu berkaitan dengan situasi kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020.

“Iya sementara ini ditunda dan akan di jadwalkan kembali melalui Rapim dan Rapat Banmus, kami juga menunggu penyampaian secara tertulis berkaitan dengan rincian kondisi situasi anggaran pendapatan belanja daerah tahun 2020 dari pihak Eksekutif,” Ungkap Rudianur.

Dia juga menjelaskan rapat paripurna akan dijadwalkan ulang melalui Rapim dan Rapat Banmus setelah adanya penyampaian tertulis dari pihak Eksekutif berkaitan dengan kondisi rancangan program anggaran tahun 2020, yang diasumsikan defisit 10% atau sekitar Rp. 150 miliar.

“Jika diperlukan ekskutif silahkan paparkan terlebih dahulu tentang situasi keuangan daerah kita saat ini sehingga duduk persoalan defisitnya anggaran yang sebenarnya menjadi jelas, tidak lagi berdasarkan asumsi salah satu pihak seperti yang sudah berkembang saat ini,” Jelas Rudianur.

Ditambahkanya, yang jelas pembahasan APBD Kotim Tahun Anggaran 2020 akan dibahas secara transparansi serta terbuka untuk publik, dengan harapan tidak ada kesalahpahaman dikemudian hari, karena ini yang dibahas uang rakyat maka rakyat harus tau.

Sementara itu isu defisit anggaran yang disebut-sebut mencapai angka 10% tersebut saat ini masih menuai pro dan kontra di tengah masyarakat, termasuk di kalangan jajaran anggota DPRD Kotim. Sebab itu pihak legislatif DPRD Kotim, meminta kepada pemkab untuk segera memberikan rincian dan penjelasan terkait defisitnya APBD Kotim Tahun 2020.

BERITA TERKAIT