DPRD KOTIM 

Pemkab dan DPRD Kotim Sepakati KUA PPAS, Segini Anggaran yang Bakal Dibelanjakan

Sampit,-Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2019 Kabupaten Kotim telah disepakati.

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan oleh Wakil Bupati Kotim, Taufiq Mukri dan Wakil Ketua DPRD Kotim, Supriadi MT pada Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kotim, Kamis (26/07/2019).

Wakil Ketua DPRD Kotim Supriadi menjelaskan, KUA Perubahan APBD Kotim Tahun Anggaran 2019 merupakan dokumen perencanaan anggaran yang digunakan sebagai dasar penyusunan PPAS perubahan APBD tahun anggaran 2019.

“Selanjutnya, KUA APBD dan PPAS Perubahan APBD tersebut merupakan acuan dalam penyusunan rancangan APBD Perubahan Kabupaten Kotim Tahun Anggaran 2019,” jelasnya.

Ia pun menerangkan bahwa, pendapatan daerah pada perubahan APBD 2019 secara total dapat diproyeksikan mencapai RP.1.544.793.869.300 yang terdiri dari pendapatan asli daerah (PAD) Rp.250.000.000.000,-dana perimbangan sebesar RP 983.687.558.000 dan pendapatan lain-lain yang sah sebesar Rp.311.106.311.300.

“Proyeksi peningkatan pendapatan daerah berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang semula ditargetkan sebesar Rp. 2412.407.556.075 ,-Menjadi 250.000.000.000,- atau mengalami kenaikan Rp 7.592 .433.925,” terangnya.

Selain itu jumlah pendanaan yang dimungkinkan untuk dibelanjakan dalam APBD Perubahan tahun 2019 yakni Rp.1.585.701.435.375 yang terdiri dari belanja tidak langsung Rp.926.688.378.375 dan belanja langsung Rp 659.013.057.000 sehingga defisit diperkirakan sebesar Rp 40.907.566.075 atau 2,65persen.

Sementara itu Wabup Kotim, Taufiq Mukri mengapriesiasi hasil kesepakatan tersebut.
“Merupakan hal membanggakan, proses penyusunan dan pembahasan KUA PPAS Perubahan APBD Kotim tahun 2019 dapat dilakukan melalui penyamaan persepsi dan pemahaman terhadap dokumen perencanaan pembangunan tersebut,” kata Taufiq.

“Dengan penandatangan itu, maka eksekutif dan legislatif pada hakikatnya mempunyai tanggung jawab yang sama melalui fungsi dan kewenangannya untuk keberhasilan pembangunan di Kabupaten Kotim,” sambungnya.

“Melalui kesempatan ini, saya menginstruksikan kepada seluruh Kepala satuan perangkat daerah untuk menindaklanjuti hasil kesepakatan ini dengan melakukan penyusunan rincian kerja anggaran perubahan tahun 2019 dan proaktif mengikuti tahapan-tahapan selanjutnya,” tutup Taufiq.

BERITA TERKAIT