DPRD KOTIM 

Desa Harus Bantu Hasilkan PAD Untuk Daerah

Sampit,– Anggota Komisi I DPRD Kotim, Wiliam Novetra agar semua desa yang ada di Kabupaten Kotim dapat kreatif dalam menggali potensi desa, dengan melihat Sumber Daya Alam (SDA) yang ada di daerahnya masing-masing.

“Kepala Desa tentunya harus berpikir kreatif, agar desa bisa berkembang, jadi pergunakanlah anggaran desa untuk menggali potensi desa yang bisa menghasilkan PAD, dengan sebaik-baiknya” katanya Disampit, Rabu (27/6/2019)

Dikatakannya, tiap desa memiliki potensi desa masing-masing. Desa harus bisa berkembang agar tidak tertinggal, apalagi di zaman yang sudah modern ini, masyarakat desa mempunyai peluang yang sama untuk membuka usaha di desanya masing-masing.

Politisi Demokrat ini mengungkapkan dari 168 desa yang ada di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), baru 13 desa yang sudah memiliki pendapatan asli desa. Baik itu yang bersumber dari kerjasama CSR maupun dari bagi hasil usaha Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Dari informasi yang kami terima dari Pemkab, di Kotim hingga saat ini baru 13 desa yang sudah miliki pendapatan asli desa. Sedangkan 155 desa lainnya belum ada,” jelasnya.

Dirinya menerangkan, dari 13 desa tersebut, 6 desa di antaranya bersumber dari hasil kerjasama CSR, plasma perusahaan, dan hasil pengelolaan aset desa. Sedangkan 7 desa lainnya bersumber dari bagi hasil usaha BUMDes.

Dengan adanya hal tersebut, seharusnya menjadi contoh bagi desa lainnya yang ada di Kotim. Karena meski tanpa ada berdirinya perusahaan di desa mereka, pendapatan asli desa tetap bisa digali.

“Selama ini desa sudah mendapatkan anggaran dana desa besarannya rata-rata Rp 1 miliar. Dan itu harus dimanfaatkan untuk meningkatkan pendapatan asli desa dengan membentuk BUMDes. Dan itulah yang harus dijalankan,” Demikian Wiliam.

BERITA TERKAIT