DPRD KOTIM 

Tim Saber Pungli Diminta Awasi Penerimaan Siswa Baru

Sampit,- Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur Dapak Matius Fijar Meminta Kepada Tim sapu bersih pungutan liar dikotawaringin timur supaya aktif mengawasi penerima siswa baru disemua sekolah sekolah di kotim mulai dari tingkat dasar(SD) ,sekolah menengah pertama(SMP) hingga sekolah menengah atas (SLTA) madrasah aliyah ( MA),sekolah menengah kejuruan ( SMK) sederajatr terutama yang berstatus sekolah negeri sebab segala anggaran sudah ditanggung pemerintah.

Saya harap tim saber pungli aktif mengawasi penerimaan siswa baru supaya tidak terjadi pungutan liar yang dilakukan secara tidak mendasar .”ujar Dapak

Dia juga mengatakan Berdasarkan pengalaman masa lalu itu (penerimaan siswa baru) banyak pungli ,jangan sampai SD ,SMP setelah SMA/SMK dikelola oleh Pemerintah daerah dan pemerintah provinsi, justru praktik pungutan liarnya semakin merajalela.

“Saya harap orang tua murid jangan takut melapor kepada pihak berwajib jika terjadi pungutan yang dilakukan oleh sekolah yang tidak masuk akal yang memberat kan siswa karena jelas jelas itu merupakan suatu pelanggaran dan jangan takut anak nya tidak sekolah sebab tidak boleh ada satu pun sekolah yang dengan sengaja menolak calon siswa nya tampa dasar jika prosedur aturan sudah diukuti dan nilai nya bagus .”ujar Dapak .

Lebih lanjut poilitisi Hanura ini mengatakan sekolah boleh saja melakukan pungutan namun ada dasar dasar yang jelas dan tidak terlalu memberat kan orang tua siswa sebab kita tau tidak semua calon siswa itu mempunyai biaya yang cukup untuk melanjutkan sekolah ada saja yang anak punya prestasi yang bagus namun tidak punya biaya yang banayk untuk melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi dan hal hal seperti itu wajib untuk diperhatikan.

“Jangan sampai ada anak yang putus sekolah lantaran karena biaya tidak ada sebab sudah ada isu isu yang beredar ada oknum sekolah yang meminta pungutan besar hingga kisaran 5juta rupiah hal sperti itu merusak program pemerintah tentang adanya pendidikan gratis.”tutur Dapak.

BERITA TERKAIT

Leave a Comment