HUKUM DAN KRIMINAL 

Kejaksaan Sampit Sudah Periksa PT BSP Terkait Dugaan Garap Luar HGU

Sampit,- Kasus dugaan pelanggaran oleh PT Borneo Sawit Perdana (BSP) yang dilaporkan oleh pihak Tim Desa Patai, Kecamatan Cempaga, belum lama ini ternyata sudah ditindaklanjuti oleh pihak Kejaksaan Negeri Sampit.

Dikonfirmasi awak media ini, Rabu (13/3/2019) tadi siang, Kepala Kejakasaan Negeri Sampit , Wahyudi melalui Kasi Intelnya, Sunardi Efendi mengatakan pihaknya saat ini sedang melakukan pengumpulan data beserta bahan terkait laporan yang ditangani pihaknya saat ini.

“Kami sedang melakukan pengumpulan data dan bahan keterangan terkait hal tersebut,terimaksih banyak sebelumnya,” Ujarnya melalui pesan Watshap.

Bahkan dia juga membenarkan bahwa pihaknya sudah memintai keterangan baik terhadap pelapor dan juga pihak perusahaan PT BSP yang diduga kuat melakukan pengarapan diluar Hak Guna Usaha (HGU) tersebut.

“Pelapor sudah kami mintai keterangan dan juga pihak perusahaan , dan saat ini masih membutuhkan keterengan dari pihak terkait,” Tutupnya.

Diketahui berdasarkan Rekomendasi Dewan melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) di gedung DPRD Kotim baru ini, disebutkan ada dugaan penggarapan lahan diluar HGU sebanyak 4100 Hektar yang dilakukan oleh PT BSP yang beroperasi di wilayah Kecamatan Cempaga tersebut.

Bahkan dalam rekomendasi dewan, diminta agar aparat penegak hukum baik Kejaksaan maupun Kepolisian untuk menindak secara hukum atau melakukan penyelidikan terhadap hal itu.

BERITA TERKAIT

Leave a Comment