DPRD KOTIM 

Partisipasi Masyarakat Diharapkan Capai 80% di Pemilu 2019

Sampit,- Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Muhammad Saleh berharap tingkat partisipasi masyarakat saat pemilu 17 April 2019 bisa mencapai 80 persen. “Paling tidak partisipasinya minimal 80 persen hingga 90 persen, bahkan 100 persen,” kata Saleh, Kamis (28/3/2019). Agar partisipasi meningkat, maka KPU harus gencar melakukan sosialisasi kepemiluan. Evandi berpesan mengimbau masyarakat agar menggunakan hak pilihnya dengan datang ke tempat pemungutan suara (TPS) dan memilih sesuai hati nurani. “Bagi masyarakat yang sudah memiliki hak pilih saya minta untuk menggunakan hak pilihnya dan jangan sampai ada yang golput,”cetusnya. Dia juga berpesan kepada…

Selengkapnya
DPRD KOTIM 

Belanja Daerah Harus Dapat Mendukung Pendapatan Nilai Tambah Sektor Ekonomi

Sampit,- Belanja daerah yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur disarankan harus dapat mendukung pendapatan nilai tambah sektor ekonomi. “Kami memberikan masukan, terutama sehubungan dengan aspek belanja daerah, setidaknya penggunaan belanja daerah harus dapat diarahkan dalam mendukung pendapatan nilai tambah sektor-sektor ekonomi,” kata Ketua DPRD Kotawaringin Timur, Jhon Krisli, Selasa (26/3/2019). Nilai tambah ekonomi inilah yang menurutnya akan memberikan kontribusi yang besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah serta penyerapan tenaga kerja. “Sebagai upaya untuk turut meningkatkan perluasan lapangan pekerjaan sekaligus dalam mendukung penurunan angka kemiskinan tentu ini harus dipikirkan,” tegas Politisi…

Selengkapnya
DPRD KOTIM 

Program Pembangunan Harus Nyata dan Merata

Sampit,- Wakil Ketua Komisi IV M.Shaleh menilai sejauh ini kondisi anggaran di APBD selalu menjadi alasan tidak bisa meratanya program pembangunan di Kotawaringin Timur (Kotim) ini. Namun demikian dia menerangkan besar kecilnya angka anggaran yang ada bukanlah masalah yang tidak bisa dicarikan solusi. Dia dengan tegas mengatakan kendala utama pemerintah daerah selama ini dalam programnya karena tidak tepat sasaran. “Kita contohkan saja pembangunan, dimana kita masih melihat banyaknya pembangunan yang masih tidak mendasari kebutuhan mendesak masyarakat, meskipun itu perlu namun masih bisa dikategorikan belum mendesak misalnya saja bangunan pasar,”Ujarnya Senin…

Selengkapnya
DPRD KOTIM 

DPRD Apresiasi Raperda Penyertaan Modal Bank Kalteng

Sampit,- DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur mengapresiasi penyertaan modal yang dilakukan Pemkab Kotim kepada PT. Bank Pembangunan Daerah Kallteng Tbk (Bank Kalteng). Penyertaan modal tersebut mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pendapatan lain-lain yang sah. Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Kotim, Supriadi MT saat penyampaian Raperda tentang Penyertaan Modal Pemkab Kotim kepada Bank Kalteng, yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Senin (25/3/2019). “Kami sangat menyambut baik peningkatan penyertaan modal sebagai upaya meningkatkan PAD yang bermuara pada meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Supriadi saat memimpin rapat.…

Selengkapnya
DPRD KOTIM 

Legislator Minta Pemkab Evaluasi CSR Perusahaan di Kotim

Sampit,- Anggota DPRD Kabupaten Kotim menyarankan pemkab mengevaluasi perusahaan besar swasta (PBS) terkait pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR). “Terkait dengan CSR ini sudah ada peraturan yang mengaturnya. Kita berharap pihak perusahaan bisa mentaati aturan tersebut. Karena itu, sudah menjadi kewajiban untuk dilaksanakan pihak perusahaan,” kata Wakil Ketua Komisi II DPRD Kotim, Jainudin Karim Senin (18/3/2019) disampit. Harapannya pemerintah kabupaten dan OPD terkait dapat mengevaluasi perusahaan mana saja yang sudah taat CSR. “Kita dorong supaya bisa melakukan evaluasi terhadap perusahaan yang berinvestasi di wilayah ini. Apakah sudah…

Selengkapnya
DPRD KOTIM 

Alat Tangkap Ikan Buat Nelayan Harus Diperhatikan

Sampit,- Ketua Komisi II DPRD Kabupten kotawaringin timur Rudianur meminta kepada pemerintah daerah terkhsusnya dinas perikanan kotawaringin timur supaya memperhatikan nelayan yang bertem[at tinggal di daerah pesisir baik itu yang berada dikecamatan pulau hanaut ,kecamatan teluk sampit yang berpropesi sebagai nelayan wajib untuk diberikan perhatian yaitu dengan cara membantu memberikan alat tangkap ikan yang ramah lingkungan. ”Ada banyak desa yang warga nya bekerja sebagai nelayan namun sampai saat ini belum ada yang mendapatkan bantuan alat tangkap ikan contohnya di Dusun Santiruk sangat terisolasi sekali padahal mreka disana bergantung kepala hasil…

Selengkapnya