PEMKAB KOTIM 

Sampit Expo Diundur Setelah Pilpres

Sampit,- Pemerintah daerah kabupaten kotawaringin timur bersepakat akan menunda pelaksaan sampit expo 2019 .yang dijadwalkan pada tanggal 23perbuari 2019 ditunda setelah pemilihan presiden juga pemilihan legislatif (Pileg ).

“supaya maksimal pelaksaannya expo kami undur setelah pilres saja sebab masih banyak juga pertimbangan lain yang harus kita jaga .”ungkap H.M Taupiq Mukri

Menurutnya adapun pertimbangan yang jadi pemikiran kita semua ialah salah satunya menjaga kantikmas menjelang pilres juga pileg sebab sebentar lagi kita akan melaksanakan pesta demokrasi pemilihan presiden dan wakil rakyat pada tanggal 17 april 2019 mendatang.

Selain itu lanjutnya jika dipaksakan sekarang persiapan jugatidak maksimal terutama pengamannya sebab expo ini ada pasar rakyat ,tempat bermkian anak anak dan juga stan stand dari pemerintah daerah juga panggung hiburannya jelas ribuan pengunjung akan berdatangan.

”Kami igin expo ini maksimal selain untuk mendatang kan pendapatan asli daerah juga kami ingin masyarakat kotim puas dengan serangkain hiburan yang akan digelar di sxpo itu denbgan adanya rasa aman dan nyaman .”ungkap Taupiq Mukri .

Smentara sebelumnya Wakil ketua Komisi II DPRD Kotim Jainudin Karim mengatakan meminta agar pemerintah daerah melakukan persiapan yang matang terkait akan diadakannya sampit expo.Sehingga dalam pelaksanaannya nanti bisa berjalan lancar dan mampu mendatangkan pendapatan asli daerah (PAD).

“Harapan kita jangan sampai ada keluhan-keluhan lagi mulai dari penerangan (listrik) juga kesediaan air bersih bahkan juga lapak tempat berjualan untuk pasar rakyat tersebut,”Tuturnya
Menurutnya tahun lalu merupakan contoh bahwa pendapatan (PAD) Kotim menurun dalam penyelenggaraan Sampit Expo dari sebelumnya dikarenakan kesiapan yang kurang matang dan beberapa faktor penyebab lainnya.

“Harga lapak terlalu mahal tidak sesuai dengan sarana dan prasarana yang di siapkan sehingga banyak lapak kosong. Untuk itu kami minta semuanya sudah dipersiapkan secara matang supaya ada ketertarikan buat para pedagang maupun pembeli untuk berkunjunh kelokasi tersebut,” Ujarnya.

Dia juga mengatakan banyak hal yang harus di benahi oleh pemerintah daerah supaya meningkatkan minat pengunjung diantaranya harga parkir kemudian lahan kegistan sebab ketika turun hujan kondisi lokasi itu sering terjadi becek.

“Lahannya harus disiapkan juga jangan sampai becek ketika hujan nantinya. Kita yakin kalau tempatnya benar-benar istimewa pengunjung dari luar kota atau provinsi akan hadir kesini,”Tutupnya

BERITA TERKAIT

Leave a Comment