DPRD KOTIM 

BPBD Akan Terus Pantau Korban Banjir Cempaga Hulu

Sampit,- Badan penanggulangan bencana daerah kabupaten kotawaringin timur akan terus memantau korban banjir yang menegelamkan 115 rumah warga desa sungai ubar mandiri kecamatan cempaga hulu kabupaten kotawaringin timur yang terjadi pada kamis lalu.

Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD)Kabupaten Kotawaringin timur M.Yusuf mengatakan pihaknya sudah menurunkan tim ke desa sungai ubar madiri yang terkena bencana banjir tim tersebut menyalurkan bantuan kepada 115 kepala keluarga di desa tersebut selain memberikan bantuan juga melakukan pengobatan kepada warga yang sakit sebanyak 15 orang.

Tim TRC BPBD, Melakukan survey banjir, cuaca, daerah rawan banjir di desa Sungai Ubar BPBD 8 orang, TNI 1 org, Dinkes 3 orang, Lurah, Kades, PT BGA, ketua RT setempat karena askes jalan tidak bisa dilintasi kendaraan terpaksa memantau mengunakan Drone 2 unit, GPS 2 unit, perahu karet 1 unit, pelampung 10 buah, dayung 4 buah, HT 4 bh, mesin speedboard 1 unit, peralatan medik 1 unit, obat-obatan 1 kotak.

Dia mengatakan sejak tgl 7 Peb 2019 malam hujan lebat sehingga menyebabkan jalan terendam banjir di 5 titik, dan.menyebabkan ketingian 1-1,5 meter atas tanah dan terendam air di 5 RT yaitu RT 1 dan 2 (30 KK) RT 3 (25 KK), RT 4 (34 KK), RT 5 (25 KK) total 105 KK dengan ketinggian air 30-50 cm, namun pd tgl 8 Oeb 2019 hujan lagi. bertambah rumah yg terendam sebanyak 10 KK sehingga total 115 KK. Saat survey 9 Peb 2019 jam 10.15 air.mulai surut hingga jam 14:25 turun -+30 cm.

Menurutnya tindakan yang dilakukan pemetaan udara, pendataan daerah banjir, identifikasi kerugian, jumlah rumah terendam, Pendataan warga yg sakit sebanyak 15 org (Stroke, dermatitis, Ispa, gastritis, hipertensi),Pelayanan kesehatan pemeriksaan dan pengobatan berkolaborasi dengan Dinkes (Puskesmas Pundu).

Kemudian berkoordinasi dgn PT Binatama Gunajaya Argo (BGA) dan diberikan bantuan sembako berupa beras (400 kg), sarden (160 kaleng), minyak goreng (80 liter), gula pasir (80 kg), kopi (50 bks), teh (30 bks) diserahkan melalui Kades (Bombi 0813.5190.1934) disaksikan oleh seluruh RT dan perwakilan warga,Penyuluhan pencegahan dan penanggulangan banjir”kami sudah memberikan bantuan kepada warga disana dan itu pun masih dalam pantau kami .”kata M.Yusuf

Sementara menurut mumus warga desa sungai ubar mandiri mengatakan sampai saat ini debet air masih tinggi belum ada penyusutan cuaca pun masih terlihat mendung tidak menutup kemungkinan hujan akan kembali turun

“Saat ini debit air masih tinggi warga belum bisa melakukan aktifitas sebeperti biasanya begitu juga dengan anak sekolah juga masih diliburkan,”tutur Mumus.

BERITA TERKAIT

Leave a Comment