DPRD KOTIM 

Pembersihan Drainase Hadang Banjir Dalam Kota

Sampit,- Saat curah hujan tinggi, banjir kerap terjadi di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur. Salah satu penyebabnya adalah aliran air dibeberapa drainase dalam kota belum mengalir secara lancar.

Hal ini mengakibatkan air kembali keluar dari drainase dan menggenangi jalan serta kawasan permukiman. Kapasitas drainase tidak dapat menampung akibat penyempitan, sedimentasi, dan sampah.

Menyikapi hal tersebut, H. Supriadi Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kotim mengatakan pihaknya akan terus mendukung pekerjaan dan perbaikkan drainase kota.

“Agar ketika hujan turun dengan intensitas tinggi, tidak lagi terjadi genangan air yang dibeberapa tempat, khususnya dikawasan jalan protokol dan rumah sakit,” ungkapnya, Selasa (22/1/2019).

Lanjutnya, walaupun terlambat pekerjaan drainase akan terus dilakukan dan sudah dianggarkan sejak 2018 secara multiyear. Hal ini dilakukan agar kualitas sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB).

“Kami mengingatkan agar pelaksaan perbaikkan drainase sesuai waktu yang sudah disepakati dan tidak mengurangi kualitasnya,” papar Ketua DPD Golkar Kotim ini.

Ia juga menambahkan agar penataan drainase tetap memperhatikan keindahan, jangan sampai menimbulkan dampak bagi masyarakat penguna jalan dan memperhatikan fungsi atas pembangunan tersebut.

Selain itu, Supriadi juga meminta kepada masyarakat agar tetap menjaga lingkungan sekitar rumahnya dan membersihkan selokan tempat air mengalir.

“Jangan sampai cara mengatasi banjir hanya dilakukan oleh pemerintah, masyarakat juga harus ambil andil dengan cara membersihkan selokan disekitar rumahnya,” tutupnya.

BERITA TERKAIT

Leave a Comment