DPRD KOTIM 

Legislator Ajak Masyarakat Jangan Buang Sampah Sembarangan Disungai

Sampit,- Anggota DPRD Kotawaringin Timur, Muhammad Shaleh meminta kepada masyarakat, terutama di pinggiran Sungai Mentaya untuk tidak membuang sampah di bantaran aliran sungai.

“Kami mengajak untuk bersama menjaga kebersihan perairan. Karena, membuang sampah di aliran sungai pastinya akan berdampak kepada kondisi kesehatan warga yang menggunakan air sebagai kebutuhan beraktivitas sehari-hari,” kata Shaleh, Kamis (10/1/2019).

Ia pun menambahkan, selain berdampak bagi kesehatan, membuang sampah di sungai akan membuat pendangkalan permukaan air sehingga ini akan membuat permukaan tanah menurun. Kondisi itu dikhawatirkan menyebabkan banjir.

“Meskipun hal tersebut memakan banyak waktu, perlu diperhatikan sejak dini. Karena dengan menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan akan membuat masyarakat juga merasa nyaman,” pungkasnya.

Dengan itu, harus ada peran aktif terhadap masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan bantaran sungai.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sanggul Lumban Gaol, belum lama ini mengatakan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akan menerapkan peraturan daerah (Perda) tentang pembuangan sampah. Bagi siapa yang membuang sampah sembarangan paling sedikit akan dikenakan denda Rp100 ribu.

“Jadi setelah sosialisasi pembuangan sampah di depo selesai, maka akan kami terapkan perda nantinya. Agar dapat memberikan sanksi kepada siapa saja yang membuang sampah sembarangan,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kotim Sanggul Lumban Gaol.

Sanksi yang dikenakan berupa tipiring dengan sejumlah nominal denda yang berpariasi, tergantung dengan jumlah besaran sampah yang dibuang dan denda tersebut akan dimasukan ke kas daerah.

“Jika pembuangan sampah tersebut tidak membayar denda yang sudah ditentukan. Maka sanksinya akan lebih berat. Yakni tidak akan dilayani dalam pembuatan kartu tanda penduduk (KTP) dan juga sejumlah dukumen kependudukan lainnya,” Demikian Sanggul.

BERITA TERKAIT

Leave a Comment

%d blogger menyukai ini: