DPRD KOTIM 

Ini Pesan Wakil Ketua DPRD Kotim Jelang Libur Natal Dan Tahun Baru

Sampit,- Wakil Ketua DPRD Kotim M.Rudini mengharap agar pihak instansi terkait baik TNI,Polri,dan Polisi Pamong Praja lebih agresif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat. Namun dalam hal ini dia juga menekankan agar semua pihak terlibat dalam rangka menjaga stabilitas keamanan daerah ini. “Kita harus berikan suport kepada aparat keamanan yang nantinya akan dan wajib bekerja keras dalam rangka menjaga kondusifitas keamanan daerah yang kita cintai ini, namun tidak elok rasanya kalau kita hanya membiarkan mereka bertanggungjawab, karena daerah ini milik semuanya jadi wajib kita sama-sama menjaganya,” Ujar Rudini Rabu…

Selengkapnya
DPRD KOTIM 

Legislator Dukung Wacana Menteri Pendidikan Hapus Ujian Nasional

Sampit,- Ketua Komisi III DPRD Kotim, Sanidin mengaku, dirinya mendukung rencana Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikhud) Nadiem Makarim untuk menghapus Ujian Nasional (UN). Pasalnya, selama ini kurikulum yang digunakan tidak terpusat pada pemerintah tetapi pada satuan pendidikan masing-masing yaitu sekolah. “Jika kurikulum di buat sekolah otomatis kemampuan siswa di setiap sekolah akan berbeda, namun kenapa pemerintah selama ini masih campur tangan apalagi mengadakan evaluasi penentu kelulusan. Padahal kurikulum dibuat oleh guru yang lebih paham karakteristik siswanya,”Ungkap Sanidin, Rabu (18/12/2019) Disampit. Menurut politisi Fraksi Gerindra itu, sejauh ini UN hanya dijadikan…

Selengkapnya
DPRD KOTIM 

Ketersediaan Bahan Pokok Jelang Natal dan Tahun Baru Harus Aman

Sampit,-Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, H.Darmawati meminta agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotim menjaga ketersediaan bahan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru 2020 ini. “Kebiasaan kita kan kalau menjelang hari besar begini apa-apa mahal. Mahal ini kan karena yang mencari banyak, yang tersedia sedikit. Makanya kita minta ketersediaan bahan-bahan pokok itu yang dijaga,” kata Darmawati, Selasa (17/12/2019). Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) ini mengatakan, lebih-lebih saat Tahun Baru biasanya banyak pedagang yang mudik sehingga jumlah pedagang di pasar semakin sedikit. “Nah untuk itu kita mengandalkan Pasar Penyeimbang atau toko…

Selengkapnya
DPRD KOTIM 

Wakil Ketua I DPRD Himbau, Jaga Kamtibmas Jelang Natal dan Tahun Baru

Sampit,- Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rudianur mengajak masyarakat di wilayah setempat untuk bersama-sama menjaga suasana keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya menjelang perayaan Natal dan tahun baru. “Menjaga suasana kamtibmas agar selalu kondusif menjadi tugas kita semua tanpa terkecuali. Kami minta kepada masyarakat untuk menjaga suasana kamtibmas, khususnya menjelang perayaan Natal dan tahun baru,” ujarnya, Senin (16/12/2019) di Sampit. Ia mengatakan, menjaga kamtibmas merupakan wujud nyata dari kerukunan antarumat beragama yang selama ini telah terjaga dan terpelihara dengan baik di Kabupaten Kotim. Suasana kondusif dapat tercipta…

Selengkapnya
DPRD KOTIM 

Lagi Komisi III DPRD Kotim, Pantau Pembangunan Rumah Sakit Murjani

Sampit,- Jajaran Komisi III DPRD Kotim kali ini berkunjung kerumah Sakit Murjani Sampit Jumat (13/12/2019) pagi tadi. Dalam rangka melaksanakan tugas dan fungsinya rombongan yang dikomandoi langsung oleh Wakil Ketua Komisi yakni H.Suprianto, dan Sekertaris Komisi III H.Bardiansyah serta Anggota Komisi Riskon Fabiansyah dari fraksi Golkar ini memantau langsung perkembangan pembangunan rumah sakit terbesar di Kalimantan Tengah nantinya itu. Dalam kunjungannya jajaran komisi di sambut langsung oleh pihak pelaksana serta pihak pengelola rumah sakit daerah itu untuk melihat langsung proses pengerjaan yang kini disebut sudah mencapai angka 76 persen tersebut…

Selengkapnya
DPRD KOTIM 

Legislator Ini, Nilai CSR Perusahaan Masih Belum Maksimal Kedunia Pendidikan

Sampit, – Anggota Komisi III DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Riskon Fabiansyah menilai sejauh ini penerapan sistem penyaluran dana CSR oleh pihak investor masih semerawut, bahkan tidak terkontrol dengan baik dan benar sehingga penyalurannya terkesan masih kurang tepat sasaran. “Dari komunikasi kami dengan beberapa investor yang berkaitan dengan masalah penyaluran Corporate Social Responsibility (CSR) ini, memang tidak terarah, sehingga dia tidak memiliki program khusus di suatu perusahaan itu sendiri, sehingga untuk mencapai target penyalurannya sulit dan masih banyak masyarakat yang mengeluhkan hal ini,”Ungkap Riskon Kamis (12/12/2019). Disisi lain dia juga memaparkan…

Selengkapnya