DPRD KOTIM 

Anggota Komisi II Ini Nilai Kondisi PPM Sampit Memprihatinkan

Sampit – Anggota Komisi II DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Ida Laila menilai kondisi Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit, Kabupaten Kotim sungguh memprihatinkan.

Menurut Ida, saat sidak Kamis (22/11/2018) ke sejumlah titik pasar bersama dengan Kadis Perindagsar, ternyata selama ini kondisi sarana dan prasarana pasar sangat jauh dari yang diharapkan.

Salah satu keluhannya yakni areal parkir di dekat pasar ikan mentaya mengeluarkan bau amis yang menyengat. Selain itu juga lantai dasar pasar ikan kondisinya sangat memprihatinkan.

Ida Laila yang juga Ketua Persatuan Pedagang Pasar Keramat, Kecamatan Baamang ini mengungkapkan di pasar ikan prioritas mereka yang harus diperbaiki adalah lantai dasar.

Selain licin juga kondisi keramiknya jauh dari kata layak. Begitu juga dengan plafonnya sudah banyak yang rusak. Untuk pasar ikan itu ia sudah tekankan untuk 2019 sudah ada solusi untuk lantai dan plafon yang mulai jebol tersebut.

Selain itu, kata dia untuk di pasar PPM yang bersebelahan dengan pasar ikan itu salah satu persoalannya adalah genangan air. Jalan lintas dan area parkir itu menimbulkan aroma tidak sedap, karena struktur lantai tidak bisa menyerap air.

Maka dari itu, menurutnya dalam waktu dekat ini pemerintah daerah melalui dinas teknis akan melakukan semenisasi sementara. Agar lantai tersebut tidak menjadi genangan air lagi dan mengganggu pengguna pasat itu.(BN)

https://www.borneonews.co.id/berita/109623-anggota-komisi-ii-ini-nilai-kondisi-ppm-sampit-memprihatinkan

BERITA TERKAIT

Leave a Comment

%d blogger menyukai ini: