DPRD KOTIM 

Pemberian Dana Hibah Jangan Terlalu Mencolok

Sampit – Anggota DPRD Kotawaringin Timur, Syahbana mengingatkan kepada Pemerintah Daerah melalui DPKAD Kabupaten Kotim agar dana hibah yang diberikan bisa dipertimbangkan, jangan sampai ada yang mencolok, terlalu tinggi atau terlalu rendah.

“Harus ada pemerataan terhadap jumlah, tentunya mempertimbangkan kepentingan masyarakat,” kata anggota Komisi I DPRD Kotim tersebut, Minggu (18/11/2018).

Dia menitikberatkan kepada tim verifikasi yang membidangi bantuan sosial tersebut. Menurutnya, jangan hanya memberikan hanya untuk orang tertentu saja, ini harus terbuka untuk semua masyarakat yang berhak.

Ia menegaskan, jangan ada kesan seperti dana hibah yang menumpuk di tempat tertentu saja. Maka dari itu, ia mengingatkan agar Pemkab Kotim mesti cermat dan berhati-hati dalam penyaluran dana itu.

“Apalagi saat ini masyarakat kita sudah cerdas. Pasti banyak yang mengawasi, jangan sampai perjalanannya bersekuensi terhadap hukum,” tegas Ketua Fraksi PAN-Nasdem itu.

Syahbana juga secara tegas akan menolak dana hibah jika diberikan kepada pihak tertentu, apalagi nilainya melampaui terlalu besar. Maka dari itu, DPKAD harus terbuka dalam penyalurannya.

“Kami tidak mau yang berhak menerima justru tidak mendapatkan dana itu,” pungkas politisi Partai Nasdem tersebut.(BN)

Sumber: https://www.borneonews.co.id/berita/109264-pemberian-dana-hibah-jangan-terlalu-mencolok

BERITA TERKAIT

Leave a Comment

%d blogger menyukai ini: