DPRD KOTIM 

Drainase Dalam Kota Harus Diperbaiki Total

Sampit,- Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, diminta segera memperbaiki secara total drainase di Kota Sampit agar daerah ini terhindar dari banjir saat hujan deras.

“Saya mendesak agar pemerintah kabupaten segera melakukan perbaikan pada drainase yang ada di perkotaan, agar dapat terbebas dari banjir,” ujar Anggota Komisi IV DPRD Kotim, Muhammad Shaleh di Sampit, Senin (12/11/2018).

Drainase yang ada saat ini belum mampu menyalurkan air secara maksimal saat hujan deras. Akibatnya, drainase tidak mampu menampung curah hujan yang tinggi sehingga air meluber ke badan jalan dan permukiman.

Shaleh menduga masih banyak sumbatan dalam drainase sehingga belum mampu mengalirkan air secara maksimal ke saluran besar menuju sungai Mentaya. Pembenahan drainase yang dilakukan sebelumnya dinilai belum maksimal.

Selain membersihkan sampah dan mengeruk lumpur yang menyumbat drainase, pemerintah diminta membuat box culvert untuk memperkuat drainase di seluruh kawasan di Sampit.

“Drainase yang ada saat ini berbentuk cor yang memakai tiang penyangga, sehingga tiang tersebut membuat sampah yang ada mengendap karena tersangkut. Inilah yang dapat menyumbat drainase,” tegas Shaleh.

Hasil pemantauannya, drainase yang harus diperbaiki total yaitu drainase di Jalan Pelita, HM Arsyad, Achmad Yani, S Parman, dan MT Haryono. Drainase di lima ruas jalan ini harus dibenahi total agar kembali berfungsi maksimal seperti yang diharapkan.

“Saya sudah beberapa kali memberikan solusi ini, bahkan sudah meminta dua eksavator mini untuk melakukan pengerukan pada drainase tersebut, namun hingga kini belum dilaksanakan dengan baik, ucapnya.

Sementara itu akhir pekan tadi, banjir melanda sejumlah jalan dan permukiman di Sampit akibat hujan deras beberapa jam melanda. Banjir menyebabkan aktivitas masyarakat terganggu karena jalan dan rumah warga ikut terendam.

Masyarakat berharap pemerintah daerah segera melakukan penanggulangan serius agar Sampit tidak lagi dilanda banjir meski diguyur hujan deras. Jika dibiarkan, banjir dikhawatirkan akan terus berulang dan mengganggu perekonomian masyarakat.

BERITA TERKAIT