DPRD KOTIM 

SOPD Malas, DPRD Kotim Ancam Tak Beri Anggaran

Sampit, – Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah Handoyo J Wibowo mengancam tidak akan memberi anggaran terhadap satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) yang malas dan tidak mencapai target serapan anggarannya.

“SOPD yang tidak melaksanakan program dengan baik dan serapan anggarannya rendah harus diberi sanksi berupa tidak diberikan anggaran, selain itu SOPD yang bersangkutan juga harus evaluasi,” katanya di Sampit.

Menurut Handoyo, rendahnya serapan anggaran akan berdampak pada pelaksanaan program pembangunan.

“Hal ini tidak bisa dibiarkan, sebab pembangunan akan stagnan atau berjalan ditempat. Yang jelas kerugian daerah akan berlipat, anggaran tidak terserap, aspirasi masyarakat tidak terealisasi,” terangnya.

Handoyo juga meminta kepada pimpinan SOPD yang tidak mampu melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya dengan baik untuk mundur dari jabatannya.

“Dengan mundur saya kira lebih terhormat, sebab masih banyak pejabat lainnya yang siap menggantikan dan mampu mengemban tugas dengan baik,” ucapnya.

Handoyo mengatakan, jangankan mencari anggaran, menggunakan anggaran saja tidak mampu, penjabat yang tidak produktif memang harus diganti.

Kabupaten Kotawaringin Timur saat ini membutuhkan pejabat yang energik dan mampu melaksanakan program pembangunan sesuai rencana pembangunan jangka menangah daerah (RPJMD).

Menurutnya, DPRD dengan segala kewenangannya bisa menilai SOPD yang mampu merealisasikan usulan dan tidak.

“Hasrat SOPD memang ada yang cenderung meminta anggaran besar, namun dalam tataran pelaksanaan tidak mampu dilakukan dengan maksimal,” ungkapnya.

Handoyo minta kepada SOPD yang rendah serapan anggarannya untuk bisa membeberkan masalah kendala yang dihadapi, sehingga DPRD dapat membantu memberikan saran dan masukan terkait permasalahan itu.

“Jika permasalahan yang mereka tidak dipaparkan dari mana kami bisa tahu. Untuk itu semua SOPD ada koordinasi dengan pimpinan daerah,” katanya.

BERITA TERKAIT