HUKUM DAN KRIMINAL 

Pencuri Sarang Burung Walet Di Desa Patai Diamankan

Sampit,- Kepolisian Sektor Cempaga dibantu Kepolisian Resor Kotawaringin Timur (Kotim) berhasil menangkap seorang pelaku pencuri sarang burung walet di Desa Patai, Kecamatan Cempaga, Kabuapten Kotim, Rabu (29/9/2018).

Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel melalui Kasat Reskrim AKP Wiwin Junianto Supriyadi mengatakan bahwa pelaku yang tertangkap didalam gendung walet membawa senjata api.

“Kami melakukan pengepungan terhadap pelaku kurang lebih selama 10 jam, dan satu pelaku berhasil kami amankan,” katanya.

Dari informasi yang didapat, diduga pelaku pencurian sarang burung walet tersebut berjumlah dua orang.

“Satu pelaku sedang kita introgasi dan Polisi masih melakukan penjagaan ketat disekitar lokasi,” terangnya.

Sementara itu, H. Hasan pemilik gedung walet tersebut mengatakan bahwa dirinya terbagun sekitar pukul 02.15 WIB, dan mengetahui ada pencuri didalam gedung walet miliknya, saat mendengar ada suara seseorang sedang berjalan.

“Gedung walet saya ada tiga, gedung yang berada ditengah lampunya mati, sedangkan gedung yang berada dikanan dan kiri hidup,” jelasnya

Karena merasa curiga lampu gedung waletnya mati. Ia langsung memanggil warga sekitar untuk mengecek Gedung waletnya dan melaporkan kepolsek Cempaga.

“Kami masuk sekitar 10 orang, delapan warga dan dua orang anggota polisi. Saat berada didalam, saya bertemu dengan seorang pelaku yang membawa senjata api jenis pistol. Saya sempat ditodong, lalu saya coba berbicara dengan palaku sambil berjalan mundur dan langsung lari kelantai lima untuk menyelamatkan diri,” ungkapnya.

Disaat melarikan diri. Pelaku juga sempat melepaskan tembakan dan beruntung tidak mengenai salah seorang pun. Anggota polisi yang ikut masuk kedalam langsung menghubungi tim Resmob Polres Kotim untuk meminta bantuan.

Ketika tiba dilokasi anggota Resmob Polres Kotim langsung masuk kegedung dengan mengunakan senjata lengkap untuk menangkap dan mengamankan pelaku.

Sementara itu, dari informasi yang dihimpun dilapangan pelaku diduga berjumlah lima orang. Karena kondisi diketahui pemilik sarang burung walet. Pelaku yang berada diluar melarikan diri dan tersisa pelaku yang berada didalam gedung walet.

BERITA TERKAIT

Leave a Comment